Sumbawa Barat – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial operasi gratis bagi penderita bibir sumbing, celah bibir, dan celah langit.
Program ini dilaksanakan di RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat dengan menggandeng organisasi internasional Smile Train serta didukung tenaga medis profesional dari Universitas Airlangga (UNAIR).
Direktur RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat, Andy Suhaeri, S.ST., M.M Inov, menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak dengan kondisi bibir sumbing dan celah langit, agar mendapatkan penanganan medis yang layak tanpa terbebani biaya,” ujar Andy.
Ia menambahkan, selain meningkatkan kualitas kesehatan, program ini juga diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan diri pasien serta memperbaiki kualitas hidup mereka ke depan.
Adapun rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pendaftaran dibuka pada 30 Maret 2026. Selanjutnya, tahapan skrining kesehatan dilaksanakan pada 20 hingga 22 April 2026, sebelum akhirnya tindakan operasi dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 25 April 2026 di RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat.
Untuk dapat mengikuti program ini, peserta diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya melampirkan fotokopi KTP dan KK orang tua, serta memenuhi ketentuan usia dan berat badan minimal.
Untuk pasien bibir sumbing, usia minimal adalah 3 bulan dengan berat badan minimal 5 kilogram. Sementara untuk celah langit, usia minimal 11 bulan dengan berat badan minimal 10 kilogram. Selain itu, pasien juga harus dalam kondisi sehat saat menjalani tindakan.
Pihak rumah sakit juga membuka layanan informasi dan pendaftaran melalui WhatsApp di nomor 0852-3852-6423 guna memudahkan masyarakat dalam mengakses program ini.
Program operasi gratis ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pasien yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sumbawa Barat.(K1)


Komentar