oleh

Hingga April 2026, Realisasi Bantuan KSB Maju Sosial Tembus Rp12,6 Miliar

Sumbawa Barat – Penyaluran bantuan sosial oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Sosial terus berjalan progresif sepanjang tahun 2026. Hingga saat ini, total realisasi anggaran telah mencapai Rp12.605.850.000 dari total pagu Rp27.099.200.000.

Sekretaris Dinas Sosial KSB, Andy Suwandy, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan ketepatan sasaran dan efektivitas program.

“Penyaluran bantuan sosial terus kami lakukan sesuai mekanisme yang ada. Yang terpenting adalah bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Adapun rincian realisasi menunjukkan bahwa bantuan kemiskinan ekstrem menjadi program dengan capaian tertinggi, yakni sebesar Rp5.070.600.000 dari total anggaran Rp6.640.200.000. Selanjutnya, bantuan lansia telah terealisasi Rp2.757.000.000 dari pagu Rp5.532.000.000, disusul bantuan penyandang disabilitas sebesar Rp2.201.250.000 dari anggaran Rp4.467.000.000.

Sementara itu, bantuan anak yatim piatu baru tersalurkan Rp2.284.000.000 dari total anggaran Rp9.660.000.000. Untuk bantuan uang duka, realisasi saat ini mencapai Rp293.000.000 dari pagu Rp800.000.000.

Andy menambahkan, masih terdapat sisa anggaran sekitar Rp14,49 miliar yang akan disalurkan pada tahap berikutnya. Ia memastikan seluruh program akan terus dikawal agar berjalan sesuai rencana.

“Kami optimistis seluruh bantuan ini dapat tersalurkan maksimal hingga akhir tahun dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sebagai perbandingan, capaian penyaluran bantuan sosial pada tahun 2025 menunjukkan kinerja yang lebih tinggi. Dari total anggaran yang tersedia, realisasi mencapai Rp26.549.350.000 atau sekitar 95,41 persen, dengan sisa anggaran yang relatif kecil yakni Rp1.276.450.000.

Program bantuan kemiskinan ekstrem menjadi yang paling optimal dengan realisasi hampir sempurna, mencapai Rp11.352.600.000 atau 99,83 persen. Disusul bantuan anak yatim piatu sebesar Rp5.170.000.000 atau 99,42 persen, serta bantuan uang duka yang terealisasi Rp572.000.000 atau 95,33 persen.

Sementara itu, bantuan lansia mencatat realisasi Rp5.217.250.000 atau 92,85 persen, dan bantuan penyandang disabilitas sebesar Rp4.237.500.000 atau 84,18 persen.(K1)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *