oleh

Perkuat Keahlian Abad 21, UNDOVA dan AMMAN Gelar Pelatihan Literasi AI Ready ASEAN di Sumbawa Barat

Sumbawa Barat — Civitas academica Universitas Cordova (UNDOVA) mengikuti pelatihan literasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) regional bertajuk AI Ready ASEAN yang berlangsung di kampus UNDOVA, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), pada 15–16 Agustus 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi antara UNDOVA dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) guna memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal di era kecerdasan buatan dan bidang teknologi digital sebagai  keahlian abad 21 yang wajib dimiliki oleh SDM yang tangguh, inovatif dan kompetitif di masa depan.

Pelatihan AI Ready ASEAN di UNDOVA memanfaatkan laboratorium komputer baru yang sebelumnya diresmikan pada 11 April 2026 hasil kolaborasi AMMAN dan Undova. Fasilitas tersebut bertujuan menjadi pusat penguatan kapasitas teknologi digital bagi seluruh mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan di KSB.

Melalui program pelatihan ini, investasi infrastruktur fisik berupa laboratorium komputer dipadukan secara langsung dengan program transfer pengetahuan AI berstandar internasional.

Program AI Ready ASEAN sendiri merupakan bagian inisiatif literasi AI yang digagas oleh ASEAN Foundation bersama Google.org. Inisiatif yang berjalan selama 2,5 tahun sejak Oktober 2024 ini menargetkan untuk membekali 5,5 juta warga di sepuluh negara anggota ASEAN dengan pemahaman teknologi digital.

AMMAN berhasil berkolaborasi dengan ASEAN Foundation, sehingga Undova menjadi bagian dari gerakan besar tersebut di regional ASEAN. Untuk pelaksanaan di Indonesia, program ini dijalankan oleh Kaizen Collaborative Impact sebagai mitra pelaksana program.

Pelatihan diikuti oleh 70 mahasiswa/i dan 27 dosen dan tenaga kependidikan Undova. Selama dua hari pelatihan, para peserta memanfaatkan laboratorium komputer kampus sebagai ruang praktik untuk mendalami materi literasi AI secara komprehensif. Modul yang dipelajari mencakup konsep dasar (AI Fundamental), praktik pemanfaatan AI, hingga aspek etika dan privasi dalam penggunaan teknologi (Ethics and Privacy in AI Use).

Rektor Universitas Cordova, Dr. K.H. Zulkifli Muhadli, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam dan terima kasih kepada AMMAN yang senantiasa konsisten membersamai Undova, sebagai satu-satunya universitas di Sumbawa Barat, dalam setiap program pengembangan kapasitas dan keterampilan civitas akademika.

“Kehadiran Workshop AI Ready ASEAN, hasil kolaborasi strategis dengan ASEAN Foundation dan Keizen Collaborative Impact, merupakan momentum penting untuk mewujudkan keyakinan bahwa pemanfaatan AI akan menghasilkan generasi yang cepat dalam bekerja tapi tetap cermat dalam berpikir,” ujar rektor Undova, Kyai Zul.

Melalui sinergi lintas sektor ini, civitas akademika didorong untuk adaptif terhadap teknologi tanpa meninggalkan ketajaman analitis. Serta berharap program seperti ini akan terus berlanjut dan menjadi katalisator inovasi nyata di Sumbawa Barat.

Aji Suryanto, Senior Manager Social Impact AMMAN menyatakan Pelatihan AI Ready ASEAN sejalan dengan keahlian abad 21 dan visi AMMAN sebagai perusahaan teknologi di bidang sumber daya alam, sehingga perusahaan berkolaborasi dengan universitas harus bersama-sama meningkatkan kapasitas SDM menjadi lebih siap dan kompetitif memenuhi kebutuhan di masa depan.

“Literasi dan pemanfaatan AI menjadi salah satu keahlian penting yang harus ditingkatkan, karena sudah menjadi keseharian. AI dapat menjadi asisten yang akan membuat SDM menjadi lebih cepat dan produktif dalam bekerja jika dimanfaatkan secara tepat, akan tetapi tetap harus dipergunakan secara bijak, bertanggungjawab dan menjunjung etika”.ungkap Aji Suryanto.

Pelatihan literasi AI ini merupakan bagian dari rangkaian program penguatan kapabilitas digital yang diinisiasi AMMAN dan UNDOVA secara berkelanjutan. Sebelumnya pada Mei 2026, kedua pihak telah melaksanakan lokakarya teknik mendasar, seperti Fondasi Jaringan Komputer serta Dasar Keamanan Jaringan.

Inisiatif penguatan literasi digital di lingkungan perguruan tinggi ini sejalan dengan pilar Human Capital Development (Pengembangan Sumber Daya Manusia) dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) AMMAN.

Selain Human Capital Development, pilar PPM AMMAN mencakup Economic Empowerment (Pemberdayaan Ekonomi) dan Sustainable Tourism (Pariwisata Berkelanjutan).

Melalui PPM, AMMAN berupaya mendorong terciptanya ekosistem sosial budaya yang dinamis serta membuka peluang luas bagi masyarakat KSB untuk memiliki kemampuan dan penghidupan yang bermartabat, terutama dalam menghadapi masa depan pascaoperasi tambang.(*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *