Sumbawa Barat – Kembali, PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara menggandeng LATS Kamutar Telu Kabupaten Sumbawa Barat dalam upaya membina para guru SD, SMP, dan SMA melalui kegiatan Training of Trainer (TOT) Seniman Tradisi Sumbawa. Kegiatan ini diikuti para guru dari wilayah Kecamatan Jereweh, Maluk, dan Sekongkang.
TOT tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 9 Mei 2026, bertempat di Aula Kantor Camat Jereweh. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama dalam melestarikan seni dan budaya tradisional Sumbawa sekaligus memperkuat pengembangan pariwisata budaya di Kabupaten Sumbawa Barat.
Ketua panitia pelaksana, Roy Marhandra, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan fase kedua dari program kerja sama antara LATS Kamutar Telu Kabupaten Sumbawa Barat dengan PT AMMAN.
Roy menjelaskan, setelah para guru mengikuti pelatihan ini, mereka akan menjadi trainer di sekolah masing-masing untuk melatih siswa-siswi terkait seni tradisi Sumbawa. Hasil dari proses pembinaan tersebut nantinya akan ditampilkan dalam berbagai panggung pertunjukan seni budaya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir regenerasi pelaku seni tradisi di lingkungan sekolah sehingga budaya lokal tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda,” ujarnya.
Beberapa materi yang diberikan dalam TOT tersebut meliputi manajemen penyelenggaraan event kesenian dalam mendukung pariwisata, penggalian potensi seni tradisi Sumbawa, tata cara penggunaan pakaian adat Sumbawa, hingga praktik seni pertunjukan daerah.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua LATS Kamutar Telu Kecamatan Jereweh, Zainul Bahri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para seniman dan tenaga pendidik di Kecamatan Jereweh, Maluk, dan Sekongkang.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan intensitasnya karena sejalan dengan program pemerintah daerah dalam pengembangan pariwisata budaya di Kabupaten Sumbawa Barat.
Adapun para trainer yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain H. Indra Jaya, Surdiana, Danang Romadhan, dan Ira Rizka Ramdhini.
Dalam sesi praktik, para trainer memberikan pelatihan secara langsung kepada peserta mengenai cara memainkan alat musik tradisional Sumbawa, tata cara penggunaan pakaian adat, serta praktik tarian daerah khas Kabupaten Sumbawa Barat.(K1)

Komentar