oleh

Dinkes KSB Dorong Optimalisasi CKG Anak Sekolah, Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Jadi Perhatian

Sumbawa Barat – Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat terus mendorong optimalisasi pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi Anak Sekolah. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di UPTD Puskesmas Sekongkang, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi perkembangan pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, sekaligus memastikan hasil pemeriksaan kesehatan peserta didik mendapatkan tindak lanjut melalui pelayanan yang tepat.

Monev dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.M.R.S., M.Q.M., bersama pengelola Program CKG Dinas Kesehatan. Turut hadir Kepala UPTD Puskesmas Sekongkang, penanggung jawab klaster, para pengelola program, serta jajaran petugas Puskesmas Sekongkang.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, menegaskan bahwa Program CKG Anak Sekolah memiliki peran strategis dalam mendeteksi secara dini berbagai permasalahan kesehatan pada peserta didik.

Menurutnya, keberhasilan program tidak cukup hanya diukur dari jumlah anak yang telah menjalani pemeriksaan, tetapi juga dari sejauh mana hasil pemeriksaan tersebut ditindaklanjuti melalui pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Pemeriksaan kesehatan anak sekolah bukan sekadar untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik, tetapi yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita memastikan setiap temuan atau permasalahan kesehatan mendapatkan tindak lanjut yang tepat. Jangan sampai pemeriksaan sudah dilakukan, tetapi hasilnya tidak dipantau dan tidak ditangani sesuai kebutuhan,” tegas dr. Carlof.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pemeriksaan, ketepatan pencatatan dan pelaporan, serta pemantauan hasil secara berkelanjutan. Dengan demikian, program CKG benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan anak usia sekolah.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan mengingatkan agar pelaksanaan CKG diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan lainnya di Puskesmas dan Posyandu. Integrasi tersebut diperlukan agar anak yang teridentifikasi memiliki masalah kesehatan dapat memperoleh pemeriksaan lanjutan, edukasi, maupun penanganan medis sesuai indikasi.

“Perlu ada kesinambungan pelayanan. Hasil pemeriksaan harus menjadi dasar untuk menentukan langkah berikutnya, baik melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan lanjutan maupun rujukan apabila diperlukan. Dukungan seluruh layanan kesehatan, termasuk optimalisasi TRC Ambulans, juga harus dimanfaatkan untuk membantu akses pelayanan dan proses rujukan,” tambahnya.

Selain penguatan pelayanan, koordinasi lintas sektor juga menjadi perhatian. Dinas Kesehatan mendorong keterlibatan pihak sekolah, guru, orang tua, kader kesehatan, dan pemerintah setempat agar pelaksanaan CKG tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan, tetapi juga membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, pengelola Program CKG Dinas Kesehatan memaparkan perkembangan pelaksanaan program di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sekongkang. Materi yang dibahas meliputi cakupan pemeriksaan, kelengkapan pencatatan dan pelaporan, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program.

Pemaparan dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk mengidentifikasi permasalahan sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat berharap pelaksanaan CKG Anak Sekolah di wilayah kerja Puskesmas Sekongkang semakin optimal, baik dari aspek kualitas pemeriksaan, ketepatan pelaporan maupun tindak lanjut hasil pemeriksaan.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Kesehatan dalam memperkuat pelayanan kesehatan preventif dan promotif, meningkatkan deteksi dini permasalahan kesehatan, serta memastikan anak-anak mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan demi mendukung tumbuh kembang generasi Sumbawa Barat yang sehat dan berkualitas.(K1/*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *