Sumbawa Barat – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat terus mendorong penguatan pendataan dan pelestarian kebudayaan daerah melalui pengembangan Bank Data Budaya Desa se-Kabupaten Sumbawa Barat (BADA’YA).
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan data tersebut, Dikbud Sumbawa Barat menyediakan panduan penggunaan Spreadsheet untuk memudahkan pemerintah desa dan pihak terkait dalam melakukan penginputan, pengelolaan, serta berbagi data kebudayaan secara digital.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M menjelaskan bahwa penyediaan panduan ini merupakan upaya untuk membantu proses pendataan budaya desa agar lebih terstruktur, mudah diakses, dan dapat dikelola secara berkelanjutan.
Menurutnya, data budaya yang tersusun dengan baik menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah. Melalui BADA’YA, informasi mengenai kekayaan budaya di setiap desa diharapkan dapat terdokumentasi dengan lebih baik.
“Pengelolaan data budaya desa perlu dilakukan secara terstruktur agar informasi mengenai kekayaan budaya daerah dapat terdokumentasi dengan baik. Melalui BADA’YA, kami berharap proses pendataan menjadi lebih mudah, akurat, dan berkelanjutan sehingga dapat mendukung pelestarian budaya Sumbawa Barat,” ujar Agus.
Panduan penggunaan Spreadsheet tersebut memuat sejumlah tahapan teknis yang dapat diikuti oleh pengguna. Prosesnya dimulai dari mengubah file Excel menjadi Google Spreadsheet, mengunggah file ke Google Drive, mengatur hak akses sebagai Editor, hingga membagikan tautan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Langkah-langkah tersebut dirancang untuk memudahkan kolaborasi dalam pengelolaan data. Dengan pengaturan akses yang tepat, pihak terkait dapat melakukan pengisian dan pembaruan informasi sesuai kewenangannya.
Pemanfaatan Spreadsheet juga diharapkan membantu mengurangi kendala dalam proses pengumpulan data, sekaligus mendukung konsistensi informasi budaya yang dihimpun dari desa-desa di Kabupaten Sumbawa Barat.
Lebih dari sekadar pemanfaatan teknologi, pengembangan BADA’YA menjadi bagian dari upaya membangun dokumentasi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi bagi pemerintah, masyarakat, serta generasi mendatang.
Pendataan yang baik dapat membantu mengenali, menjaga, dan memperkenalkan berbagai potensi budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Dikbud Sumbawa Barat mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mendukung pengelolaan BADA’YA dengan melakukan pendataan secara cermat dan berkesinambungan.
Melalui kolaborasi tersebut, kekayaan budaya desa diharapkan tidak hanya tercatat sebagai data, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Kabupaten Sumbawa Barat bagi generasi mendatang.(K1)

Komentar