Sumbawa Barat — Antusiasme masyarakat kembali mewarnai pelaksanaan Car Free Day (CFD) Pantai Maluk, Minggu (30/8/2026). Beragam kegiatan mulai dari senam sehat, olahraga, perlombaan, hiburan, aksi peduli lingkungan hingga pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis membuat kawasan Pantai Maluk semakin ramai dan hidup.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana masyarakat menikmati suasana Minggu pagi, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik yang mendorong pola hidup sehat, kebersamaan, kreativitas serta kepedulian terhadap lingkungan.
Masyarakat dari berbagai kalangan tampak mengikuti senam sehat ceria dengan latar keindahan pesisir Pantai Maluk. Suasana semakin meriah dengan berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat, sekaligus menjadi ruang untuk membangun sportivitas dan kebersamaan.
Penggagas CFD Pantai Maluk, dr. Ali Praja, mengatakan kegiatan tersebut sejak awal tidak dirancang sekadar sebagai aktivitas rutin pada Minggu pagi.
“Yang kita bangun bukan sekadar sebuah kegiatan Minggu pagi. Kita ingin membangun kebiasaan positif. Kebiasaan untuk bangun pagi, hidup sehat, berolahraga, berkumpul bersama keluarga dan menjaga lingkungan,” ujar Ali Praja.
Menurutnya, keberlangsungan CFD sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari gerakan untuk menghidupkan ruang publik di Pantai Maluk.
“CFD Pantai Maluk harus menjadi milik bersama. Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin kuat kegiatan ini. Kita ingin masyarakat bukan hanya datang sebagai penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari gerakan,” katanya.
Selain olahraga dan hiburan, CFD Pantai Maluk juga menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat.
Pelayanan kesehatan tersebut terlaksana melalui kolaborasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sumbawa Barat, Puskesmas Maluk, dan Klinik Cakra Medika.
Masyarakat yang hadir mendapat kesempatan melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh pelayanan pengobatan secara gratis. Kehadiran layanan tersebut melengkapi konsep CFD sebagai ruang publik yang tidak hanya memberikan manfaat rekreasi dan olahraga, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
Semangat menjaga lingkungan juga menjadi bagian penting dari CFD Pantai Maluk melalui kegiatan Clean Up Day.Masyarakat diajak untuk tidak hanya menikmati keindahan pantai, tetapi turut bertanggung jawab menjaga kebersihannya. Gerakan tersebut diharapkan menjadi kebiasaan bersama agar Pantai Maluk tetap menjadi ruang publik yang nyaman dan menarik.
Kegiatan perlombaan juga memberikan warna tersendiri. Bagi penyelenggara, perlombaan bukan semata-mata mengejar kemenangan, tetapi menjadi sarana membangun kegembiraan, sportivitas dan rasa persaudaraan.
Ali Praja menegaskan, cita-cita yang ingin dibangun melalui CFD adalah menjadikan Pantai Maluk sebagai ruang publik yang benar-benar hidup dengan berbagai aktivitas masyarakat.
“Kita ingin Pantai Maluk hidup. Bukan hanya indah untuk dilihat, tetapi hidup dengan aktivitas masyarakat. Anak-anak bisa bermain, generasi muda bisa berkreasi, masyarakat bisa berolahraga dan UMKM bisa tumbuh,” tuturnya.
Dengan keterlibatan masyarakat dan kolaborasi berbagai pihak, CFD Pantai Maluk diharapkan terus berkembang menjadi kegiatan positif yang memberikan manfaat di bidang olahraga, kesehatan, sosial, lingkungan dan ekonomi masyarakat.(K1)

Komentar