Sumbawa – Suasana haru dan penuh nostalgia mewarnai Reuni Akbar SMP Negeri 1 Sumbawa Angkatan 1979 yang digelar di Villa Panto Let, Samota, Sumbawa. Setelah 47 tahun berlalu sejak duduk di bangku sekolah, sekitar 100 alumni kembali berkumpul, melepas rindu, mengenang masa lalu, sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Kegiatan yang digagas oleh Dr. H. W. Musyarifin, M.M selaku Pembina HWM Center, tersebut menjadi momentum istimewa bagi para alumni untuk kembali bertemu dengan sahabat-sahabat lama. Para peserta datang dari beragam profesi dan latar belakang, baik laki-laki maupun perempuan.
Sejumlah guru yang pernah mengajar mereka semasa SMP dan masih diberikan kesehatan juga turut hadir. Kehadiran para guru semakin menambah suasana emosional, seolah membawa para alumni kembali ke masa 47 tahun silam ketika mereka masih mengenakan seragam sekolah dan menuntut ilmu bersama.
Reuni diawali dengan menyanyikan lagu wajib nasional “Tanah Airku”. Suasana seketika berubah syahdu. Kenangan tentang masa sekolah, persahabatan, perjuangan, hingga sosok guru yang pernah membimbing mereka kembali hadir dalam ingatan.
Tak sedikit alumni yang terlihat meneteskan air mata. Bagi mereka, waktu boleh berlalu, usia boleh bertambah, tetapi kenangan masa sekolah dan ikatan persahabatan ternyata tetap melekat.
Dalam sambutannya, H. W. Musyarifin juga tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengajak seluruh alumni yang kini rata-rata telah memasuki usia 63 tahun untuk tetap menjaga kesehatan sekaligus memperbanyak amal kebaikan.
“Di usia kita yang sudah 63 tahun ini, mari kita tetap jaga pola hidup sehat. Yang paling penting, teruslah berbuat baik kepada siapa saja, kepada sesama,” ujarnya.
Menurutnya, reuni bukan sekadar pertemuan untuk bernostalgia. HWM Center ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang untuk saling mengingatkan agar para alumni tetap aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta mempertahankan semangat gotong royong.
“Usia boleh senja, tetapi semangat untuk berbuat baik jangan pernah berhenti.”
Semangat itulah yang terasa sepanjang kegiatan. Para alumni tidak hanya bernostalgia, tetapi juga kembali membangun komunikasi dan memperkuat hubungan yang sempat terpisah oleh jarak, kesibukan, serta perjalanan hidup selama puluhan tahun.
Reuni kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban. Seluruh alumni bersama-sama menyanyikan lagu daerah Sumbawa “Basai Ate”.
Lagu tersebut menjadi simbol kecintaan terhadap tanah kelahiran sekaligus penanda bahwa perjalanan hidup telah membawa mereka ke berbagai penjuru, namun Sumbawa dan kenangan masa sekolah tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan.
47 tahun bukan waktu yang singkat. Namun bagi para alumni SMP Negeri 1 Sumbawa Angkatan 1979, persahabatan ternyata mampu melampaui usia, jarak, dan perubahan zaman.
Hari itu, mereka bukan lagi sekadar alumni yang pernah duduk di kelas yang sama. Mereka kembali menjadi sahabat lama yang dipertemukan oleh kenangan dan dipersatukan oleh rasa kekeluargaan.(K1)

Komentar