Sumbawa Barat – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, H. Basuki Rasyid, S.E, menyebut kualitas proyek PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) layak diapresiasi dan dapat menjadi cermin bagi pembangunan infrastruktur daerah saat ini.
Penilaian itu disampaikan saat Komisi III DPRD KSB, Kamis (22/1/26) saat meninjau sejumlah embung dan bendungan peninggalan program CSR PT NNT di wilayah Benete, yang hingga kini masih berdiri kokoh meski telah berusia hampir dua dekade.
Dalam kunjungan tersebut, Basuki Rasyid didampingi sejumlah anggota Komisi III, di antaranya H. Riyadi selaku Sekretaris Komisi III, serta Baharung, Santri, dan Kamaluddin Rick. Rombongan meninjau langsung kondisi fisik embung sekaligus mendengar penjelasan teknis terkait fungsi dan keberlanjutan bangunan.
Embung Batu Bangkong menjadi salah satu lokasi yang mendapat sorotan. Bangunan ini merupakan bagian dari delapan bendung/embung yang dibangun PT NNT melalui program Community Development (CSR) untuk mendukung ketersediaan air bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.
Menariknya, meski hampir 20 tahun berlalu, kondisi fisik embung masih dinilai sangat baik dan berfungsi optimal. Fakta ini menjadi bukti bahwa pembangunan dengan standar mutu tinggi mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Basuki Rasyid menegaskan, kualitas proyek PT NNT seharusnya bisa menjadi contoh nyata bagi pembangunan infrastruktur daerah ke depan.
“Hampir dua dekade berlalu, embung ini masih sangat kokoh. Ini menunjukkan kualitas proyek PT NNT luar biasa. Harapan kami, kualitas pembangunan oleh pemerintah daerah juga bisa mencontoh standar seperti ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, kunci utama keberhasilan proyek jangka panjang terletak pada pengawasan teknis yang ketat serta pemilihan kontraktor yang profesional dan kompeten.
“Kalau pengawasan teknis kuat dan kontraktor tepat, proyek daerah juga bisa bertahan lama seperti ini. Ini yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Komisi III DPRD KSB menilai keberadaan embung-embung peninggalan PT NNT masih sangat vital bagi kebutuhan air masyarakat sekitar, sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal menyelesaikan proyek, tetapi memastikan kualitas yang bertahan lintas generasi.(K1)

Komentar