
Sumbawa Barat – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat menggelar Rapat Forum Perangkat Daerah Tahun 2026 pada Senin, 9 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Ki Hadjar Dewantara Dikbud KSB sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027.
Forum ini dilaksanakan untuk menghimpun berbagai saran, masukan, serta pertimbangan dari para pemangku kepentingan dalam penyusunan Rancangan Awal Renja PD, khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Sumbawa Barat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd, M.M mengatakan forum perangkat daerah menjadi ruang penting untuk memastikan perencanaan program pendidikan dan kebudayaan dapat disusun secara lebih komprehensif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Forum ini merupakan wadah untuk menyelaraskan berbagai usulan dan aspirasi dari pemangku kepentingan pendidikan maupun kebudayaan. Melalui dialog dan diskusi yang terbuka, kami berharap perencanaan program untuk tahun 2027 dapat lebih tepat sasaran serta mampu menjawab tantangan pembangunan di bidang pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujar Agus.

Ia menambahkan, partisipasi berbagai pihak sangat diperlukan agar arah kebijakan pembangunan pendidikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi profesi, dan para pelaku budaya sangat penting agar program yang dirancang nantinya dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendorong pemajuan kebudayaan daerah,” tambahnya.
Forum Perangkat Daerah ini turut dihadiri oleh Kepala Bappeda, perwakilan sejumlah perangkat daerah, serta berbagai unsur pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat. Di antaranya Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) KSB, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) KSB, Majelis Kepala Sekolah (MKS) KSB, LATS KSB, para pelaku budaya, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HMPAUDI) KSB, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) KSB, serta Serikat Guru Indonesia (SGI) KSB.
Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap tercipta perencanaan pembangunan yang lebih sinergis, partisipatif, dan tepat sasaran guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pemajuan kebudayaan di Kabupaten Sumbawa Barat.(K1/*)


Komentar