oleh

Sriyana, Putri Desa Senayan Poto Tano Wakili Sumbawa Barat dan NTB di Ajang FORSA Idol Nasional

Sumbawa Barat – Nama Sriyana, perempuan muda asal Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano, kini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat. Putri desa dengan bakat vokal dangdut ini resmi ditetapkan sebagai Duta FORSA Idol 2025, sekaligus wakil Kabupaten Sumbawa Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada ajang FORSA Idol tingkat nasional.

Penetapan tersebut dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Fans of Rhoma and Soneta (DPW FORSA) NTB, setelah Sriyana dinyatakan sebagai pemenang audisi dangdut mulai dari tingkat Kabupaten hinga tingkat provinsi. Prestasi ini mengantarkannya melangkah ke panggung nasional, di mana penilaiannya akan dilakukan langsung oleh Raja Dangdut Indonesia, H. Rhoma Irama.

Lahir dan tumbuh di lingkungan desa, Sriyana dikenal sebagai sosok sederhana dengan kecintaan besar terhadap musik dangdut sejak usia muda. Bakat vokalnya terasah melalui berbagai kegiatan seni lokal, hingga akhirnya membawanya menembus seleksi ketat FORSA Idol di tingkat provinsi.

Keberhasilan Sriyana tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga menegaskan bahwa desa-desa di Kabupaten Sumbawa Barat menyimpan potensi besar talenta seni, khususnya di bidang musik dangdut, yang mampu bersaing di level nasional.

Pada tahapan berikutnya, Sriyana sebagai Duta FORSA Idol 2025 akan mengikuti program karantina dan pelatihan khusus yang dibina langsung oleh Soneta Group, bekerja sama dengan PAMDI (Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia). Program ini dirancang untuk membentuk artis dangdut profesional yang unggul secara vokal, berkarakter kuat, menjunjung etika, serta siap menghadapi tantangan industri hiburan nasional.

Rangkaian karantina dan pembinaan nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada April 2026, sebagai bagian dari proses panjang pembentukan bintang dangdut masa depan Indonesia.

Sekretaris FORSA Kabupaten Sumbawa Barat, Wirawan Mappaconga, menegaskan bahwa capaian ini seharusnya menjadi gerakan bersama, bukan hanya milik komunitas seni semata.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumbawa Barat, Pemerintah Daerah, serta pelaku industri dan dunia usaha untuk bersama-sama memberikan dukungan, baik secara materil maupun spirituil. Ini adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan talenta muda berbakat dari desa menuju panggung nasional, bahkan internasional,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan tersebut bukan semata soal pembiayaan, tetapi juga investasi sosial, budaya, dan ekonomi kreatif yang berdampak pada citra daerah, pemberdayaan generasi muda, serta pertumbuhan industri hiburan dan pariwisata lokal.

FORSA meyakini, dengan kolaborasi kuat antara masyarakat, pemerintah, dan dunia industri, Sumbawa Barat berpotensi menjadi lumbung talenta dangdut nasional. Keberhasilan Sriyana diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda desa, sekaligus membuka pintu investasi seni dan budaya berkelanjutan.

DPW FORSA NTB bersama FORSA Kabupaten Sumbawa Barat pun menyatakan membuka ruang kolaborasi dan kemitraan bagi seluruh pihak yang ingin terlibat dalam proses lahirnya bintang dangdut masa depan dari Bumi Pariri Lema Bariri, menuju panggung Indonesia dan dunia. (K1)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *