Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., secara resmi membuka Festival Minat Bakat dan Kreativitas Siswa Jenjang SMP/Sederajat untuk cabang lomba Tari Kreasi dan Qasidah Rabana, Senin malam (12/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa Barat tersebut berlangsung pada 12–17 Oktober 2026. Festival ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan kemampuan terbaik, mengembangkan kreativitas, sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.
Mengusung tema “Mengasah Jiwa Kreatif dan Semangat Berkarya Menuju KSB Maju Luar Biasa”, festival ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa Barat, Agus, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan karakter melalui seni dan budaya.
“Melalui festival ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menunjukkan bakat dan kemampuan terbaik mereka, baik melalui Tari Kreasi maupun Qasidah Rabana. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri, menumbuhkan semangat berprestasi, serta membentuk generasi muda yang kreatif dan berkarakter,” ujarnya.
Menurut Agus, pengembangan potensi siswa tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan akademik. Pendidikan juga perlu memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi bakat, mengekspresikan gagasan, dan mengembangkan kemampuan melalui kegiatan seni serta kebudayaan.
Melalui cabang Tari Kreasi, para siswa dapat mengekspresikan kreativitas melalui gerak dan seni pertunjukan. Sementara itu, lomba Qasidah Rabana menjadi wadah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni musik bernuansa religi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Kedua cabang lomba tersebut diharapkan mampu mendorong siswa agar berani tampil di depan publik, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan semangat berkompetisi secara sehat. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan dan mewariskan kekayaan seni budaya kepada generasi penerus.
Agus menegaskan, pelestarian seni dan budaya daerah perlu ditanamkan sejak dini melalui lingkungan pendidikan. Sekolah tidak hanya berperan dalam meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter dan menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap identitas daerahnya.
“Harapan kami, anak-anak Sumbawa Barat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki kreativitas, mampu berkarya, dan bangga terhadap seni serta budaya daerahnya. Semangat inilah yang ingin kita bangun bersama untuk mewujudkan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa,” tambahnya.
Dikbud Kabupaten Sumbawa Barat terus mendorong pengembangan potensi peserta didik melalui berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pembentukan karakter, dan penguatan kreativitas. Upaya tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berprestasi, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian budaya lokal.
Festival Minat Bakat dan Kreativitas Siswa SMP/Sederajat ini menjadi salah satu langkah untuk menciptakan ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda Sumbawa Barat agar terus berkarya, mengukir prestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.
Melalui semangat kreativitas dan pelestarian budaya, festival ini diharapkan menjadi bagian dari perjalanan mewujudkan Sumbawa Barat Maju Luar Biasa, dengan generasi muda yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan bangga terhadap warisan budaya daerahnya.(K1)


Komentar