oleh

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Peno Laung RSUD Asy-Syifa’ Dukung Donor Darah di Desa Benete bersama Amman

Sumbawa Barat — Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan donor darah di Desa Benete, Sumbawa Barat. Kegiatan kemanusiaan tersebut mendapat dukungan dari RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat melalui Tim Peno Laung (Pelayanan Donor Darah Luar Gedung), bekerja sama dengan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan donor darah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat 31 peserta mengikuti proses donor darah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 peserta berhasil mendonorkan darahnya, sedangkan tujuh peserta belum dapat melakukan donor karena beberapa faktor kesehatan dan kondisi tubuh.

Direktur RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat, Andy Suhaeri, S.ST., M.M.Inov, mengapresiasi antusiasme masyarakat serta kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.

“Donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki manfaat yang sangat besar bagi sesama. Setiap tetes darah yang disumbangkan dapat menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan,” ujar Andy.

Ia mengatakan, kehadiran Tim Peno Laung merupakan bagian dari komitmen RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat untuk mendekatkan pelayanan donor darah kepada masyarakat melalui kegiatan di luar gedung rumah sakit.

“Melalui Peno Laung, kami ingin semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran bahwa donor darah adalah bagian dari aksi kemanusiaan yang perlu terus digalakkan,” katanya.

Dari 31 peserta yang mengikuti kegiatan, sebanyak 24 orang dinyatakan berhasil melakukan donor darah. Sementara itu, tujuh peserta belum dapat mendonorkan darahnya karena hasil pemeriksaan menunjukkan empat orang memiliki kadar Hb rendah, sedangkan tiga orang lainnya mengalami kondisi kurang tidur atau begadang.

Dari 24 kantong darah yang berhasil dikumpulkan, komposisi golongan darah terdiri dari:

  • A+ : 3 orang
  • B+ : 8 orang
  • AB+ : 2 orang
  • O+ : 11 orang

Andy menilai hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan donor darah di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan darah yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan.

“Kami tentu mengapresiasi para pendonor yang telah meluangkan waktu dan memberikan sebagian darahnya untuk membantu orang lain. Ini adalah bentuk solidaritas yang sangat berarti,” ungkapnya.

RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor, Pemerintah Desa Benete, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Andy, sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah desa, dunia usaha dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam membangun budaya kepedulian dan gotong royong di bidang kesehatan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin besar pula kontribusi kita dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tutur Andy.

Melalui semangat Peno Laung — Berbagi Darah, Berbagi Harapan, RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat terus mendorong kegiatan donor darah sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat sekaligus menjadi gerakan kemanusiaan.(*)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *