fbpx

Wawancara Ekslusif, Mustakim Patawari : “Pilkada Pesta Rakyat, Pesta Semua Kita”

KMCNews – Berkarier dalam dunia Politik mulai dari nol hingga berhasil duduk di Parlemen Kabupaten Sumbawa Barat berulang kali, dan membawa Partai baru saat awal reformasi ke daerah yakni, Partai Keadilan (PK) ke Kabupaten Sumbawa (sebelum KSB terbentuk-red), kemudian PK melebur menjadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan pindah ke KSB, menjadi catatan dalam perjalanan karier Politik yang dilakoni Mustakim Patawari,LM, S.Tp ,M.Si, di tanah samawa (KS dan KSB).

Membawa Partai baru yang tadinya tidak ada namun kemudian bertumbuh pesat hingga memilki ratusan kader penerus, bukanlah perjalanan mudah ibarat membalik telapak tangan.

Begitu pula dalam Politik yang selalu dinamis dan mengalami pasang surut dalam perjalanan kariernya,  Mustakim memaknai hal ini sebagai suatu hal yang biasa, termasuk ketika gagal dalam Pileg lalu untuk pertama kalinya, sepanjang ke ikut sertaanya sebagai calon.

Sebagai seorang yang berasal dari KSB, seperti hal nya yang lain yang sudah terjun dalam dunia politik, Mustakim memiliki harapan dengan segala potensi yang dimiliki untuk tampil dalam suksesi puncak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Jiwa tarung dalam diri Mustakim, sudah tak bisa diragukan bahkan sebelumnya sempat maju sebagai Bakal Calon Pilkada 2009 mendampingi Ir.H.Busra Hasan, namun karena Dinamika politik yang terjadi saat itu, membuatnya terpental tidak jadi sebagai calon, bahkan PKS yang dulu dibesarkanya pun harus lepas, hingga kemudian harus hengkang dan bertengger di Bintang Mercy Partai Demokrat hingga saat ini sebagai Ketua DPD KSB.

Dalam suksesi Pilgub NTB tahun lalu, Mustakim bersama Partai Demokrat yang berkoalisi dengan PKS, sukses memainkan irama bagi kemenangan Gubernur NTB terpilih Dr.Zulkiflimansyah bersama Dr.Siti Rohmi sebagai Wakil di KSB.

Lalu bagaimana pandangan dan sikap politik Mustakim lebih jauh terutama menghadapi Pilkada KSB mendatang, berikut Wawancara Ekslusif dengan Kabar Media Citra (KMC News) belum lama ini :

KMC News : Apakabar Pak Mustakim

Mustakim : Alhamdulilah sehat, KMC gimana ?

KMC News : Siap Eksis nih terutama Liputan Pilkada,

Mutakim : Ya Mantap, Gimana nih,

KMC News : Ya Langsung saja, terkait Pilkada KSB, kita Tahu Pak Mustakim salah satu Politisi Senior di KSB dan sempat digadang tampil di Pilkada sebelumnya, untuk Pilkada 2020  gimana ?

Mustakim : Ya, Insyaallah siap. Sebagai kader saya  terbiasa dan ditempa oleh dinamika pengkaderan yang mengajarkan prinsip siap dalam setiap keadaan. Belajar dari pengalaman, dulu saat berangkat dari NOL saya siap merintis kerja kerja politik sejak awal KSB berdiri, pilkada 2009 partai saya saat itu merekomendasikan untuk maju dan saya siap. Sekarang seiring perjalanan waktu dan pengabdian untuk daerah ini maka jika ada kepercayaan partai dan juga masyarakat, sebagai politisi harus selalu siap.

KMC News :  Ada yang beranggapan, jika gagal di Pileg maka sulit untuk tarung di Pilkada, pandangan Anda ?

Mustakim : Tidak banyak yang bisa memaknai kegagalan sebagai keberhasilan yang tertunda, saya mencoba memakainya demikian. Logika Pileg tentu berbeda  dengan logika Pilkada. Intinya, hanya orang orang yang pernah merasakan jatuh yang bisa belajar bangkit kembali  walau merangkak yang penting tetap semangat.

Nggak usah jauh jauh kita belajar saja dari sejarah kita sendiri (KSB ) banyak kok tokoh tokoh kita yang pernah gagal tapi karena tidak mudah menyerah tetap bisa meraih sukses di medan perjuangan berikutnya. Saya paham bahwa ada sinisme di masyarakat kita yang beranggapan seperti substansi pertanyaan itu. Itu biasa, tantangan tersendiri.

Lagi pula Pilkada kan pesta rakyat  pesta semua kita, peluang dan kesempatan anak bangsa yang kebetulan menjadi bagian dari daerah ini terbuka lebar baik bagi mereka yang diposisi berhasil atau sebaliknya pada pileg, peluang dan kesempatan yang sama untuk menawarkan ide dan gagasan besar serta program yang bisa ditawarkan kepada masyarakat sumbawa barat.

Saya melihat justru terbuka lebar buat yang gagal di Pileg, karena buat yang berhasil pasti akan berhitung 100 kali untuk maju, karena resiko mereka harus meninggalkan kursi  DPRD yang mereka kejar dan perjuangkan dengan segala cara.

KMC News : Dinamika Politik KSB saat ini dalam pandangan anda Seperti apa ?

Mustakim : Belum sedinamis tetangga sebelah, sumbawa, ada kesan krisis kader kader terbaik. Masa pilkada ke 4 buat KSB kita mengalami kemunduran dibandingkan pilkada pertama, dimana  saat itu ada 10 putra putra terbaik kita ( 5 pasangan ) ikut partisipasi.

Sekarang harus kita dorong agar kompetisi menarik, terbuka buat kader kader terbaik daerah ini. Jangan belum apa apa sdh menguat pandangan kalau pertahana nggak ada lawan  apalagi yang jadi ukuran seolah olah hanya soal logistik. Ini nggak bagus buat kualitas demokrasi kita.

Kita tentu berharap dinamika pilkada ini tumbuh dan berkembang secara sehat dan memungkinkan ada kontestasi ide dan gagasan dari putra putra terbaik daerah ini  lahir tokoh tokoh yang merepresentasikan  berbagai kalangan; ada ulama  birokrat  pengusaha, politisi, akademisi dll.

KMC News :  Apakah Semangat Pilpres,dimana kita tahu khusus KSB dimenangkan Capres 02, dimana Ellite pengurus Parpol di KSB termasuk  anda di dalamnya Konsisten sikap Politiknya menghadapi Pilkada, atau dengan kata lain akan kah Pilkada rasa Pilres bisa menular di KSB, dan hasilnya lumayan kemarin suara hampir dua kali lipat ?

Mustakim : politik itu kadang sulit ditebak, dan penuh kejutan tergantung issu dan momentum. Politik itu seni kemungkinan , the art of possible. Semua bisa saja terjadi.Idealnya semangat dan harapan perubahan yang jadi spirit di Pilpres akan berlanjut di pilkada KSB, tapi lagi lagi tergantung bagaimana mengelola isu dan menjaga momentum.

KMC News : Partai Demokrat kemana untuk tahun 2020, Apakah sdh ada Calon, ?

Saya kira hampir semua partai belum ada yang punya calon, kalau bakal calon saya kira ya. Kenapa, karena semua partai pasti terikat aturan internal dan juga pada aturan pertahanan yang diatur Undang Undang, dimana ada ketentuan setiap partai membuka kesempatanpenjaringan dan pendaftaran yang bersifat terbuka.

Yang ada saat itu tentu dukungan prinsif dari masing masing partai pada kader kadernya untuk bersiap siap maju dalam kontestasi pilkada. Tentu saja dalam semangat distribusi kader dan aktualisasi eksistensi partai dalam rangka kontribusi membangun daerah. Sebagai kader partai saya tentu sdh jauh jauh hari mengkomunikasikan niat dan ikhtiar untuk maju dan alhamdulillah secara prinsif partai mendukung.

KMC News :  Sebagai salah satu Calon, sejauh ini secara Pribadi atau dengan Partai sudah lakukan Komunikasi dengan Siapa dan Parpol Apa Saja ?

Mustakim : Dalam politik komunikasi salah satu kunci dan harus intent dilakukan. Alhamdulillah sejauh ini sdh hampir dgn semua elemen kekuatan termasuk partai sdh jalin komunikasi. Saya termasuk mendorong para kandidat yang berhasrat maju untuk buka komunikasi dgn pimpinan partai politik.

KMC News :  Pandangan Anda Terhadap KSB saat ini ?

Mustakim : Baik.  Apa yang dicapai hari ini kan juga buah dari kerja kolektif dan juga legacy era sebelumnya. Bahwa ada prestasi yang patut kita syukuri ya itu keniscayaan sebagai bagian dari refleksi kita orang beriman. Tapi jika masih ada hal yang  belum sesuai dengann harapan masyarakat juga janji janji yang belum tertunaikan dari para pemimpin itu juga realitas yang harus kita akui.

Dalam perspektif kesinambungan dan perubahan ke arah yang lebih baik itulah kita melihat ada ruang kita untuk berkompetisi  secara sehat dalam hal ide, gagasan dan program kerja yang  berbeda agar masyarakat punya pilihan. Semakin banyak opsi kebaikan yang kita tawarkan maka kita berharap akselerasi  pembangunan dan pencapaian apa yang menjadi harapan dan cita cita kita terhadap daerah ini bisa tercapai.

KMC News :  Solusi seperti apa yang akan anda tawarkan untuk KSB dengan masalah tadi ?

Mustakim : Yang pasti kami siapkan sesuatu yang berbeda dan juga baik. Terlalu prematur kita buka .. ”  belanda masih jauh “, kita mesti punya yang orisinal yang orang lain nggak punya  kalau dibuka sekarang bisa bisa saling klaim.

Saya teringat saat pilkada pertama KSB, ada pasangan  calon yang dalam visi misinya tidak ada visi dan misi A misalnya  tapi saat  berkuasa malahan mengadopsi visi dan misi A dari pasangan lain.

KMC News : Baik, Pak Mustakim mungkin ini dulu saat ini, lain waktu kita sambung lagi, terima kasih atas waktunya.

Mustakim : Baik sama-sama, sukses ya.

Leave a Reply

%d bloggers like this: