Warganet Desak Pemerintah KSB Liburkan Sekolah, Begini Tanggapan Wabup

KMCNews – Langkah Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat tidak meliburkan Siswa SD – SMP yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten, mendapat protes dari Wali Murid.

Meski dianjurkan tetap Sekolah ditengah mewabahnya virus Corona, beberapa diantara Wali Murid kepada media mengaku, mengabaikan perintah tersebut, karena khawatir dengan kondisi anaknya.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin pun merasa secara khusus mendengar langsung harapan masyarakat terkait kebijakan yang telah dikeluarkan sebelumnya, melalui akun Facebook pribadi.

” Bila Kita Liburkan Anak2 Sekolah.. Sahabat kerabat Rakyat Sumbawa Barat Setujuh ga..? Ada Saran..?,” demikian tulis status Wabup Fud Syaifuddin, Senin (23/3/2020) atau 4 jam yang lalu sejak berita ini diturunkan.

Sontak, warganet yang didominasi wali murid itu nimbrung berkomentar, diantaranya,

” setuju..???…belajar dari berapa daerah/prop/negara yg saat ini mengalami dan sedang menjadi pandemi covid 19 prepare segera sebelum terjadi chaos d masyarakt,” komentar akun Suprianto Bakrie.

“Assalamualaikum wr wb.. Mhon maaf sebelumnya pak kmi yang berTugas di daerah lingkar selatan setiap hari berpapasan dengan turis asing yg berlalu lalang di jln raya dengan sepda motor laki dan perempuan … Kmi sngat khawtr sbb yg kmi pikirkan jngn jngn bule itu bru nyampe KSB entar msuk dri mna poto tano atau benete pak… Sementara skrng lgi merebaknya virus itu… Trustrang km sngat khawatir pak.. Nah untuk itu kmi sngat setuju bila sklh diliburkan trmksh,” komentar akun Syihaf Sulaiman.

” Sangat setuju…
??? sribu kali untuk pemda KSB,” komentar akun Heri Febrian.

” Di sekolah kmi ank2nya smakin hr smkin sedikit yang masuk,krn orang tuanya khawatir sama anaknya,” tulis akun Ibunda Al Fhages.

Hingga berita ini diturunkan, sudah ada 582 komentar dan dibagikan 88 kali di status Wabup Fud Syaifuddin dan rata rata warganet berkomentar setuju jika sekolah diliburkan.

Dikonfirmasi KMCNews, Senin (23/3/2020) Wabup KSB Fud Syaifuddin pun merespon cepat masukan Warganet dengan mengambil kebijakan meliburkan Sekolah.

” Mulai hari ini kami mengambil keputusan di rapat bersma Muspida dan Kepala SkPD terutama Dinas Pendidikan untuk Meliburkan (Sekolah dari Rumah) dari Tgl 23 Maret-4 April sambil kita mengawasi lewat kepala sekolah dan Para guru,” demikian tanggapan Wabup Fud Syaifuddin.(K1)