Wabup KSB Turut Berduka Atas Gempa Lombok

KMCNews, Taliwang – Jam dinding masih menunjukkan pukul 19.46 Wita ketika tanah bergetar keras hingga 10 detik lamanya di pulau Seribu Masjid, Minggu (5/8/2018) malam.

Getaran itu terjadi saat masyarakat tengah menjalankan ibadah, berkumpul dengan keluarga hingga rutinitas lainnya. Kepanikan yang terjadi merusak rutinitas mereka. Warga berlarian keluar rumah. Jalanan macet akibat kepanikan yang melanda.

Data sementara, tercatat 98 orang meninggal dunia dan 209 orang luka-luka. Sedikit kronologis gempa berkekuatan 7,0 SR di pulau Lombok  itu di sampaikan wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin, ST, usai melaksanakan Shalat Zhuhur berjamaah di masjid Agung Darussalam, Komplek Kemutar Telu Center (KTC) Taliwang, Senin, (6/8).

Sembari menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa,  Wabup mengatakan, berbagai peristiwa yang terjadi, termasuk musibah Gempa tersebut merupakan kehendak Allah.

” Namun di balik semua itu pasti terkandung hikmah yang baik. Mari kita panjatkan doa, taqarrub, munajat minta pertolongan kepada Allah agar musibah ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Wabup tak menyangkal kerasnya guncangan gempa itu dirasakan hingga Sumbawa Barat. Akibatnya, satu unit rumah roboh dan beberapa pagar pekarangan warga ambruk.

” Tetapi kondisinya masih relatif lebih aman. Masyarakat masih bisa melaksanakan kegiatan seperti biasanya, tidak seperti saudara kita yang ada di Pulau Lombok, mereka saat ini dalam keadaan yang sangat memprihatinkan, khawatir jika  Gempa susulan yang lebih besar datang tiba-tiba,” imbuhnya.

Wabup juga mengingatkan agar musibah yang terjadi menjadi peringatan bagi semua untuk semakin baik dan semakin mendekatkan diri kepada Allah. “Semuanya, bagi orang Mukmin ketika mendapatkan nikmat sudah semestinya bersyukur. Begitupun ketika mendapatkan musibah, hati dikuatkan dengan penuh kesabaran,” tambahnya.

Diakhir penyampaiannya, Wabup berharap agar warga Pulau Lombok diberikan ketabahan dan ketegaran dalam menghadapi musibah tersebut. Dia juga mendorong masyarakat untuk ikut membantu dan mendoakan para korban.

“Semoga saudara-saudara kita di Lombok diberikan ketabahan dan ketegaran menghadapi musibah tersebut. Mari kita berikan bantuan apapun yang kita bisa kepada saudara kita di Lombok,” demikian Wabup. (K.SZI)