oleh

Wabup KSB Pukul Gong Dua Kali, Tandai Dimulainya Tahapan Pilkada KSB

KMCNews – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa Barat secara resmi melaunching tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, yang akan berlangsung 23 September 2020 mendatang, Sabtu Malam (30/11/19) di Taman Tiangnam Taliwang.

Dalam launching yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak dua kali oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, S.T, KPU selain memperkenal lagu Jingle Pilkada juga memperkenalkan maskot Pilkada 2020 yakni “ Si Maras “, yang berbentuk lebah menggunakan ciri khas Sumbawa Barat yaitu ‘Saputobo’, yang memiliki makna filosofis agar KPU Sumbawa Barat dapat bekerja layaknya lebah yang selalu bekerja keras, disiplin, penuh tanggungjawab serta menghasilkan sesuatu yang bermanfaat layaknya Madu.

Wabup Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin Berikan Sambutan di Launching Tahapan Pilkada KSB 2020

Si Maras sendiri dimaknai sebagai bentuk rasa Mandiri, Akuntabel, Rasional, Aman dan Sukses, dalam penyelenggaraan Pilkada mendatang.

Ketua KPU KSB, Deni Saputra, S.Pd dalam sambutannya mengatakan, KPU telah menyiapkan tahapan Pilkada mulai dari perencanaan program dan melakukan rekrutmen perangkat pelaksana Pemilu ditingkat Desa.
KPU menurut Deni, khusus dalam rekrutmen petugas Pemilu ditingkat Desa dan Kecamatan berharap keterlibatan masyarakat dalam membantu mengawasi proses seleksi agar petugas yang terpilih betul-betul mandiri dan berintegritas.

BACA JUGA : BERITA TERKAIT KPU

“ Kami berharap nantinya semua petugas yang ada tidak main-main dengan tugasnya, KPU mengakui sangat terbatas karena itu harapan kami masyarakat juga membantu mengawasi petugas yang ada jangan-jangan ada yang terlibat atau menjadi pengurus Partai politik, apalagi pernah menjadi Tim Sukses, tentu masukan-masukan pengawasan masyarakat dan teman-teman Bawaslu itu menjadi hal yang sangat penting,” katanya.

Pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilres sebelumnya dengan partisipasi Pemilih mencapai angka 85 persen, menurut Deni minimal jumlah tersebut bisa dipertahankan dalam Pilkada KSB mendatang.

“ Ini tidak terlepas dari sinergisitas dengan Bawaslu, Pemerintah Daerah dan Kepolisian, kami yakin Pilkada mendatang kita sukses mencapai 85% seperti di Pileg dan Pilpres itu bisa kita pertahankan,” tambahnya.

Dengan sinergisitas yang ada dengan Pemerintah Daerah dan penyelenggara Pemilu lainnya, partisipasi jumlah Pemilih yang 85 persen, lebih lanjut dikatakan Deni, bagaimana kemudian menghasilkan Pemilih yang rasional dan menggunakan hati nuraninya dengan baik dalam menentukan Pilihannya.

“ Pendidikan politik bagi masyarakat itu tentu bukan hanya menjadi tugas KPU saja, namun menjadi tugas bersama Pemerintah Daerah, teman-teman di partai politik sehingga akhirnya Pemilu kita menjadi sukses, aman tentram dan menghasilkan Pemimpin yang berkwalitas,”demikian pungkas Deni Saputra.

Wakil Bupati Sumbawa barat, Fud Syaifudin, S.T dalam sambutannya menyampaikan, dalam demokrasi kalah dan menang merupakan hal yang biasa asalkan tetap menjunjung tinggi rasa persaudaraan dan persatuan.

” Demokrasi memang adil, tetapi demokrasi didalam demokrasi ada yang menang dan ada yang kalah, itulah demokrasi yang sesungguhnya,” tandasnya.

Lanjut Wabup, selaku kepala daerah, ia berharap agar KPU dapat menjalankan tugasnya dengan baik, hingga puncak demokrasi benar benar berjalan seperti seharusnya.

” Pemimpin Sumbawa Barat harus lahir dari ‘akar rumput’ rakyat Sumbawa Barat sehingga pemimpin dapat mencintai rakyatnya, dan rakyat mencintai pemimpinnya,” demikian wabup.

Turut hadir dalam launching tahapan Pilkada KSB selain Wakil Bupati Sumbawa Barat, hadir Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Sekretaris Daerah, beserta sejumlah Kepala SKPD dan Komisioner KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Seluruh Komisioner KPU Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang akan menggelar Pilkada serentak 2020 mendatang.(K1)

Tonton Videonya Disini :

Komentar

Komentar Anda

Berita Lainnya