Tolak S2, Kartini NTB Sukses Sandang Predikat Leaders Club

KMCNews,Taliwang – Uang memang bukan ukuran prestasi segalanya dalam industry network marketing K-Link, banyak aspek lain membuat kehidupan lebih berkwalitas yang didapatkan melalui usaha ini seperti kesehatan, membantu sesama, pengembangan diri, kepemimpinan dan wawasan. Namun menjadi sosok ibu rumah tangga yang keseharian mengurus anak yang masih balita bisa menghasilkan tabungan keluarga kurang lebih Rp. 50 juta dalam tiga bulan terakhir, patut diacungi jempol dan perhatian ditengah banyak orang mengidamkan penghasilan tambahan.Bagaimana kiatnya berikut ulasan tim media Kabar.

Sebagai mahasiswa umumnya, menekuni bisnis apalagi network marketing (bisnis jaringan) serasa mustahil ditekuni dengan serius ditengah kesibukan di kampus.

Hal ini juga dialami oleh sosok wanita Kartini, S.Pd yang berasal dari Kabupaten Bima ketika didaftarkan sebagai mitra usaha K-Link oleh kakaknya menjelang semester akhir tepatnya tanggal 27 Juni 2009, butuh waktu lama meyakinkannya untuk serius menjalani usaha ini.

Tamat dari kuliah dengan nilai Cumlaude diakhir 2009, wanita kelahiran 31 Januari 1988 ini lebih percaya diri mencari pekerjaan, ia pun melamar dan diterima kerja disalah satu SMA di Bima sebagai tenaga honorer.

Kesempatan tersebut tidak disia-siakannya sembari menunggu peluang tes CPNS, dua kali mengikuti tes CPNS dengan murni di tahun yang berbeda teryata alhasil gagal, tidak menyerah sampai disitu Kartini mencoba tes CPNS untuk ketiga kalinya kesempatan inipun ternyata gagal juga.

“ Jujur sepertinya soal dalam tes CPNS sangat mudah dijawab, namun entah mengapa hasilnya kok tidak lulus, kami mengambil hikmah tuhan memberi jalan lain,” ujarnya.

Bersama rekannya Ma’rifatul Jahra yang juga mitra K-Link berjanji jika tes CPNS ketiga kalinya gagal, barulah melirik bisnis K-link dengan serius.Seiring bertambahnya kebutuhan hidup setelah berkeluarga dan keyakinan yang diberikan kakak kandungnya sendiri Arif Budiman, yang juga sponsor yang mengajaknya bergabung K-Link, Kartini pun mulai secara perlahan mempelajari bisnis K-Link dengan mengikuti training yang diselenggarakan K-System (sekolah bisnis K-Link-red).

Hari berganti hari dan bulan berganti Kartini pun mulai serius, hasilnya pun sudah mulai terasa.Namun ditengah perjalanan Kartini yang tadinya tamatan kuliah dengan nilai Cumlaude ternyata dapat panggilan bea siswa melanjutkan study S2.Dari ratusan orang yang ikut seleksi sebelumnya hanya 4 orang yang dinyatakan berhak ikut S2 tersebut, namun ia memilih tidak melanjutkan studynya di S2 dan memilih untuk terus serius menjalankan proses di usaha K-link.

“ Inilah pilihan yang berat saya hadapi, namun saya lebih memilih tidak mengikuti S2. Saya berpikir sekolah tinggi pun tujuannya untuk mendapat karier yang bagus dan penghasilan, sementara di usaha K-Link saya sudah mulai menikmati penghasilan dan karier yang terus meningkat, saya percaya diusaha ini karier dan penghasilan akan terus meningkat jika lebih focus dan serius,” ujarnya.

Keputusan Kartini tidak sia-sia, berkat keuletan dan semangat terus tumbuh dengan belajar melalui system yang sudah tersedia diusaha ini, group bisnisnya pun semakin solid dan berkembang. Satu persatu mitra usahanya dibimbing menjalankan usaha K-Link dengan benar dan menjadi mandiri.

Kini ia pun tercatat sebagai New Silver Leaders Club sebuah penghargaan sekaligus komunitas pengusaha sukses Network Marketing K-Link, selain penghasilan diatas rata-rata ia pun didaulat sebagai salah satu pembicara nasional guna membagi kiat suksesnya diberbagai daerah di tanah air, dan dalam bulan April ini, Sekolah bisnis K-System Sumbawa Barat menjadi tempat pertamanya membagikan ilmu dan pengalamannya.

Lalu apa rahasia sukses Kartini, ia mengaku jika kendaraan bisnis K-link sudah sangat siap membantu siapa saja yang mau sukses, didukung produk kesehatan kebutuhan sehari-hari yang unik dan berkwalitas yang dibutuhkan semua orang, sekolah bisnis K-System dan juga dukungan para upline (mentor) yang selalu siap membantu.

“ Namun satu hal lagi yang membuat saya dan group bisnis kerja lebih terarah setelah adanya training BISA LC oleh upline RCA Sucipto, disini kami terpacu untuk mengejar prestasi sebagai Leaders Club sesuai arahan terpadu melalui training ini, sekarang tinggal kita mau atau tidak untuk belajar semuanya sudah sangat siap mendukung kesuksesan kita.” demikian cerita Kartini, S.Pd.(K-Ir)

Beri Komentar Di Facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *