oleh

Soal Kecelakaan Kerja Amman Mineral, Komisi 1 DPRD KSB Warning Perusahaan Ini Kecelakaan Terakhir

Sumbawa Barat – Insiden meninggalnya salah satu karyawan PT MC Mahon aliansi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) pekan lalu di lokasi kerja mining tambang batu hijau, membuat anggota DPRD Sumbawa Barat bersuara.

Sekretaris Komisi 1 DPRD KSB, Masadi S.E menyotori masalah ini, ia menekankan kecelakaan kerja yang kali ke-4 yang terjadi selama keberadaan PT AMNT menjadi kecelakaan terakhir di tambang batu hijau.

Karena itu ia meminta perusahaan lebih ketat dan lebih cermat lagi dalam menerapkan keselamatan kerja dan melindungi karyawan dari ancaman kecelakaan kerja.

Untuk melakukan investigasi terhadap kecelakaan yang terjadi pekan lalu, Politisi Partai Nasdem ini mendorong pihak pengawas dan pemerintah membentuk tim investigasi, ini menurutnya penting dilakukan segera dan siap dikarantina agar investigasi dilakukan di tempat kerjanya.

“ Paling penting kami mendesak agar tim nantinya periksa kelayakan peralatan kerja karyawan, dan kami juga mendorong PT AMNT meninjau ulang roster kerja yg cukup membuat kelelahan pekerja 8.2.2 ke 4.2.2,”demikian tandas Masadi, kepada KMCNews, Kamis (29/4/2021).

Seperti diberitakan media sebelumnya, salah satu karyawan MC Mahon asal Sumbawa, AM (31) yang bekerja sebagai operator Haul Truck menabrak pembatas jalan dilokasi kerja akibatnya kendaraan yang dibawahnya terjun ke jurang tambang.

Pemerintah melalui Dinas terkait kini tengah melakukan investigasi kemudian PT Amman Mineral sendiri sebelumnya telah melaporkan kejadian ini ke institusi terkait. (K2)

Komentar

Komentar Anda

Berita Lainnya