Sirinai Tanda Tsunami Bunyi, Warga Maluk Panik

KMCNews, Sumbawa Barat – Gempa bumi dengan kekuatan 7.0 skala richter yang berpusat di Lombok Timur, Minggu Malam (5/7) menyisakan trauma bagi warga Maluk Sumbawa Barat.

Betapa tidak getaran gempa yang cukup keras dirasakan warga setempat, ditambah bunyi sirinai peringatan akan ada tsunami membuat warga berhamburan keluar rumah.

Salah seorang warga Maluk, Kamiluddin kepada KMCNews, menceritakan hampir semua warga Maluk lari berhamburan ke luar rumah dan mencari perlindungan di dataran tinggi.

“ Warga lari berhamburan dan panik, mereka berkumpul diatas bukit termasuk di bukit Kantor Telkom full warga mengungsi disana,”katanya.

Berdasarkan informasi BMK, Gempa terjadi sekitar pukul 19.40 Wita berkekuatan 6.8 SR dan tidak berpotensi tsunami, selang beberapa menit, BMKG mengeluarkan pemutakhiran data ternyata gempa berkekuatan 7.0 SR dan berpotensi tsunami.

Di daerah seputar tambang Batu Hijau jika ada potensi tsunami maka sirinai akan berbunyi sebagai pertanda peringatan bagi warga agar waspada, namun menurut informasi Kamiluddin semalam, air laut di psisir Maluk memang sempat naik ke daratan namun tidak terlalu besar.(K1)