Reses Perdana H. Ismail S. AP, Kaum Ibu Minta ‘Disentuh’

KMCNews, Sumbawa Barat – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Ismail S. AP mengunjungi konstetuennya di Kelurahan Bugis Kecamatan Taliwang, Kamis (25/10.2018) pagi.

Silaturrahim ini dilakukan sehubungan dengan agenda Reses perdananya tahun ini. Kecamatan taliwang merupakan salah satu tempat pertama yang didatanginya, sebelum melakukan penyerapan aspirasi ke wilayah lainnya.

Di depan para konstetuennya, H. Ismail menjelaskan, bawah Reses anggota DPRD sangat perlu dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat terkait pembangunan di berbagai bidang. Hal tersebut sesuai dengan UU Nomor 27 tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dari kegiatan Reses, akan didapat masukan dan usulan dari masyarakat terkait pembangunan.

Semua masukan yang dihasilkan dari reses harus menjadi catatan bagi Anggota DPRD lalu dibawa ke masa persidangan untuk dipertimbangkan serta ditindak lanjuti sekiranya aspirasi itu dapat dimasukkan ke dalam rencana kerja tahun depan.

“Selain menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing juga sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sambil melihat kondisi daerah serta melihat persoalan yang sedang terjadi di tengah masyarakat, lalu disampaikan kepada pemerintah untuk ditindak lanjuti,” papar H. Ismail.

Wakil rakyat dari Fraksi Partai Demokrat ini menambahkan, kegiatan Reses ini telah diatur dalam UU Nomor 27 tahun 2009 pada pasal 318 ayat (2) dan (3). Tujuan Reses untuk menyerap aspirasi masyarakat yang selanjutnya akan disidangkan sebelum aspirasi itu diusulkan masuk ke dalam program pembangunan. melalui kegiatan reses yang dilakukan ini, anggota DPRD akan dapat mengetahui secara lebih jauh tentang realitas kondisi masyarakat, sehingga dapat mengoptimalkan pelaksanaan program serta evaluasi pembangunan di NTB.

Selain melaksanakan tugas dan fungsi legislatif, tambah H. Ismail, kegiatan reses ini dilakukan untuk mendukung optimalisasi kinerja pemerintah.

“Sebagaimana diketahui situasi dan kondisi masyarakat saat ini yang memiliki mobilitas sangat tinggi serta menuntut anggota DPRD untuk memiliki kemampuan yang cepat dan tinggi dalam menyerap apa yang terjadi di masyarakat dan apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan masyarakat khususnya masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota Dewan,” ujar politisi partai demokrat.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab, agar apa yang menjadi aspirasi warga setempat dapat diketahuinya.

Ada hal yang unik ketika kaum ibu – ibu menyampaikan aspirasinya, mereka meminta agar kaum ibu ‘disentuh’. Maksudnya diberi sentuhan politik dengan pemberian bantuan permodalan untuk usaha ekonomi kreatif melalui lembaga legislatif.

Selain itu, aspirasi warga lainnya menyuarakan bantuan pembangunan sekolah, perbaikan talut untuk antisipasi banjir kiriman, serta perhatian terhadap kelompok pemuda dalam menyongsong dunia pertambangan. (K D)