PPB Menilai Rekrutmen Naker Satu Pintu Hanya Formalitas

KMNews – Sejumlah pemuda desa Benete kecamatan Maluk kabupaten sumbawa barat (KSB) yang tergabung dalam Pemuda Pengangguran Benete (PPB) menolak rekrutmen satu pintu dari dinas ketenagakerjaan (Disnaker) KSB.

Penolakan itu dinilai karena rekrutmen satu pintu hanya sebagai formalitas dan tidak kuatnya legal standing dinas Disnaker dengan pihak perusahaan.

“Kami heran, masa pihak perusahaan bisa merekrut karyawan sendiri tanpa melalui Disnaker sedangkan rekrut naker melalui satu pintu katanya” cetus Syarafuddin, salah satu anggota PPB yang ditemui di posko pemasangan spanduk, selasa (25/6).

Syarafuddin menceritakan, bahwa minggu lalu ada salah satu perusahaan yang telah merekrut tenaga kerja tanpa melalui proses melalui Disnaker KSB (satu pintu).

“Kami telah melakukan pertemuan dengan pihak Disnaker, pada saat itu juga kami menyerahkan 16 orang dari data 42 karyawan yang telah direkrut sendiri oleh pihak perusahaan tanpa melalui satu pintu. Disnaker bingung dan heran kok bisa katanya” lanjutnya.

Seperti diketahui, PPB telah melakukan pemasangan spanduk protes yang bertuliskan ‘Kami menolak rekrutmen satu pintu, Masyarakat lingkar tambang lebih diprioritaskan dan Seluruh perusahaan kontraktor harus menempatkan kantornya diluar area tambang”

“Kami akan menambah spanduk lagi dan kalaupun tidak ada respon, maka kami akan turun aksi demokrasi” Jelas Awaluddin anggota PPB

Sementara itu, Kepada desa Benete, Sirajuddin AK yang ditemui media KMCNews, dipuskesmas Maluk. membenarkan pertemuan dengan pihak Disnaker KSB beberapa minggu lalu dan menilai sikap Disnaker KSB tidak terlalu respon terhadap isue isue yang berkembang dimasyarakat terkait dengan naker yang direkrut pihak perusahaan sendiri.

“Saya sering mendengar keluh masyarakat bahwa ada pihak perusahaan merekrut karyawannya sendiri. Benete inikan salah satu daerah lingkar tambang yang harus diprioritaskan” harap Sirajuddin.(K-If)