Pertanda Baik, Warga Sambut Gembira Hujan Turun

KMCNews, Taliwang – Wajah sumringah dan gembira memancar dari wajah warga Kota Taliwang Sumbawa Barat, manakala hujan turun, Sabtu (1/9) sekitar pukul 15.00 Wita. Kegembiraan ini wajar, karena hampir dua pekan ini warga dihadapkan dengan kondisi gerah (panas) pasca gempa mengguncang Minggu malam (19/8) lalu.

M Yasin, salah seorang warga bahkan mengucapkan syukur yang panjang. Ia berharap dengan hujan ini, cuaca panas dan musibah gempa yang terus menerus terjadi segera berlalu.

“Ini sebuah Rahmat Allah, hujan sudah mulai turun. Mudah- mudahan gempa tak terjadi lagi,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Hamzah. Lelaki paruh baya yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini menyambut gembira turunnya hujan tersebut.

” Sudah tiga bulan ini lahan persawahan saya tak diguyur hujan. Setidaknya dengan hujan yang turun ini bisa menjaga kebutuhan air tumbuhan-tumbuhan yang hampir mati akibat kekeringan,” cetusnya.

Kemarau panjang memang telah menimbulkan kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Banyak warga yang kemudian kekurangan air bersih. Bantuan air bersih dari beberapa instansi selama hampir dua bulan terakhir juga sudah didistribusikan.

” Ya, sepanjang beberapa bulan terakhir ini kebutuhan air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih terus kita lakukan. Bekerjasama dengan pihak PDAM, air bersih didistribusikan kemasing – masing wilayah sebanyak 3-4 tangki setiap harinya,” aku Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa Barat, Ir. L. Azhar.

Di Kabupaten Sumbawa Barat, dilaporkan ada dua wilayah yang setiap tahunnya selalu dilanda kekeringan yakni Kecamatan Poto Tano dan Seteluk. Kedua wilayah itu jumlah penduduknya mencapai 4,932 jiwa mencakup, Desa Kiantar Poto Tano 1. 100 jiwa, Desa Tua Nanga 1.665, Mantar 1. 080 jiwa, Senayan 315 jiwa, Desa Air Suning Seteluk 865 jiwa, Meraran 650 jiwa, Desa Lamusung 972 jiwa, dan Desa Kelanir 780 jiwa. (K.SZI/K D)