Pelatihan Bahasa Inggris Sementara Tertinggi Diminati Peserta Kartu Pra Kerja

KMCNews – Pelatihan Bahasa Inggris sejauh ini paling diminati dan menjadi pilihan peserta dalam program Kartu Pra Kerja.

Berdasarkan Keterangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang dihimpun KMCNews dari berbagai media nasional disebutkan, bahasa inggris mengenai grammar dan TOEFL dibeli oleh 6.834 orang.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan dari awal dibuka hingga hari ini, terdapat 9,4 juta orang yang mendaftar program Kartu Prakerja melalui laman prakerja.go.id.

Sementara untuk jumlah peserta yang lolos gelombang I dan II tercatat mencapai 456.265 orang.Bendahara Negara itu pun memastikan, seluruh peserta yang lolos gelombang I dan II telah mendapatkan pencairan dana insentif yang dijanjikan pemerintah.

“Sampai 28 April total yang dicairkan 456.265, nilainya Rp 1,6 triliun,” ujar Sri Mulyani dalam video conference, Jumat (8/5/2020), seperti dikutip KMCNews dari Kompas.

Jika dirinci, untuk peserta program Kartu Prakerja gelombang pertama sebanyak 168.111 orang dan gelombang kedua sebanyak 288.154 orang.

Sri Mulyani menjelaskan, saat ini sudah ada 106.912 pelatihan yang dipilih oleh peserta.

Ruangguru menjadi platform dengan jumlah pelatihan yang paling banyak dipilih oleh peserta yaitu sebanyak 62.184 pelatihan, jika dibandingkan dengan tujuh platform lainnya.

Selain itu, pelatihan dari Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) sebanyak 11.169 pelatihan, Bukalapak sebanyak 8,466 pelatihan dan Pintaria sebanyak 6.529 pelatihan.

Ada juga pelatiha dari Tokopedia sebanyak 6.356 pelatihan, Sekolahmu 6.337 pelatihan, PintarMahir 3.206 pelatihan, serta MauBelajarApa 2.665 pelatihan.

Pada gelombang pertama, pemerintah telah mencairkan Rp 596,81 miliar dan gelombang kedua sebanyak Rp 1,02 triliun.Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, pelatihan termurah senilai Rp 24.000, yang dibeli 42 orang.

Sementara pelatihan termahal sebesar Rp 1 juta yang telah dibeli 22.000 perserta.

“Paling banyak diminati adalah bahasa Inggris mengenai grammar dan TOEFL dibeli oleh 6.834 orang, kalau termurah dibeli 42 orang, yang termahal 22 ribu orang,” katanya.

Hingga akhir tahun, pemerintah menargetkan 5,6 juta peserta bisa menerima menfaat dari Kartu Prakerja, dengan anggaran sebesar Rp 20 triliun.

Dari anggaran tersebut, setiap peserta mendapat insentif totalnya sebesar Rp 3.550.000.Terdiri dari Rp 1 juta untuk biaya pelatihan, Rp 600.000 per orang per bulan untuk insentif pasca pelatihan, yang akan diberikan selama empat bulan atau totalnya mencapai Rp 2,4 juta. Dan sisanya sebesar Rp 150.000 merupakan insentif survei.

Update Informasi Kartu Pra Kerja Gelombang 4

Sementara itu, update informasi kartu pra kerja gelombang 4 bisa cek di laman resmi www.prakerja.go.id. Tinggal login di www.prakerja.go.id, untuk melihat apakah pendaftaran sudah dibuka atau belum.

Namun sejauh ini, pendaftaran kartu pra kerja gelombang 4 belum juga dimulai. Banyak masyarakat yang mempertanyakan, kapan jadwal kartu pra kerja gelombang 4 dibuka.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya komentar di salah satu postingan Insagram @prakerja.go.id. Postingan akun @prakerja.go.id yang terakhir diunggah, dibanjiri berbagai komentar.

Netizen mempertanyakan mengenai informasi kartu pra kerja gelombang 4, kapan dibuka atau dimulai. Salah satu akun, memberikan pertanyaan seperti ini. “Min gelombang ke 4 memang belum dibuka apa ada masalah lain? Udah dicek 4 hari ini masih juga belum buka. Kapan bukanya min” tulis akun @aguiiih_17 bertanya.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab admin @prakerja.go.id dengan jawaban normatif seperti ini. “Seleksi gelombang berikutnya memang belum dibuka. Cek website dan media sosial kartu pra kerja secara berkala agar kamu tak ketinggalan info” jawabnya.(K2)

Leave a Reply

%d bloggers like this: