Kabarmediacitra.com – Sejumlah tenaga kerja asal Sumbawa Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat di beberapa perusahaan di Morowali Sulawesi Tengah dilaporkan dalam keadaan aman dan terus aktif bekerja diberbagai perusahaan yang ada.

Ini menyusul adanya informasi kejadian bentrok antara Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China dengan tenaga kerja lokal di Morowali Utara yang ramai diberitakan media dalam beberapa hari terakhir, membuat sejumlah keluarga Naker asal KSB was-was.

Salah satu tokoh Sumbawa Barat, Kombes Pol (Purn) Drs. H. Syahrul Abbas,S.H.,M.Ap yang juga salah satu petinggi di salah satu perusahaan yang beroperasi di Morowali menyampaikan tenaga kerja asal Sumbawa Barat dalam keadaan aman di Morowali.

“ Kejadian bentrokan itu di Morowali Utara sementara lokasi tenaga kerja kita asal Sumbawa dan KSB itu di Morowali, Kabupatennya beda kita disini aman-aman saja dan anak-anak KSB aktif bekerja seperti biasa,” ujarnya dikonfirmasi KMC Media Group, Kamis (19/1/23).

Kombes Pol (Purn) Drs. H. Syahrul Abbas,S.H.,M.Ap

Pensiunan Perwira Polri ini mengatakan, jarak antara Morowali Utara tempat kejadian keributan tenaga kerja dengan lokasi kerja naker asal Sumbawa Barat di Morowali sekitar 3-4 jam perjalanan.

“ Karena memang yang disebut dalam informasi yang beredar itu daerah Morowali, jadi banyak yang mengira itu satu tempat padahal saat ini KabupatenMorowali itu terdiri dari dua Kabupaten satu diantaranya Kabupaten pemekaran, selain beda tempat lagi pula kondisi disini sekarang sudah berangsur membaik, “ tambahnya.

Syahrul Abbas menegaskan, tenaga kerja asal Sumbawa Barat khususnya dan Sumbawa umumnya di Morowali terus menjaga silaturrahmi dan terpantau, kerapkali mereka sering membuat acara kumpul bareng seperti doa bersama dan malam yasinan.

“ Insya Allah kami turut andil membantu dan menjaga naker yang ada disini, kita terus berupaya memfasilitasi mereka bekerja ditempat yang aman dan nyaman sehingga diharapkan selain mereka memiliki pengalaman kedepan,  juga bisa membantu anggota keluarga dan sanak familynya di kampung halaman,”demikian tandas Syahrul Abbas tokoh KSB di Morowali, yang belakangangan juga santer disebut sebagai salah satu kandidat dan calon Bupati Sumbawa Barat tersebut.

Baca Juga :  Video, Spektakuler 50 Gol Mohammad Salah di Liga Inggris

Seperti informasi sebelumnya jumlah tenaga kerja asal Sumbawa dan Sumbawa Barat di Morowali jumlahnya hampir mencapai 1000 orang.Tenaga kerja ini berangkat secara bergelombang, dan terakhir pekan kemarin sedikitnya 48 pemuda dan naker asal Sumbawa Barat kembali terbang menuju Morowali.(K-1)

 

Post ADS 1
Artikel sebelumyaPemprov NTB akan Kawal Penyelesaian Smelter AMMAN di Desember 2024
Artikel berikutnyaAMMAN Terima Sertifikat SMK3 dari PT SUCOFINDO, Wujud Komitmen Terhadap Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here