Mensos Belum Bisa Pastikan Realisasi Jadup Korban Gempa

KMCNews, Taliwang – Sebelum mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham memastikan akan memberikan bantuan untuk korban gempa bumi di Lombok dan wilayah sekitarnya sebesar Rp10 ribu per orang per hari. Bantuan akan diberikan untuk tiga bulan ke depan.

Idrus Marham yang saat itu datang mengunjungi korban gempa bumi di Lombok bahkan mengatakan, bantuan yang dibutuhkan karena korban gempa tidak hanya membutuhkan bantuan sementara.

Dampak gempa, menurutnya, membuat aktivitas masyarakat terhenti begitu juga sumber pendapatannya. Untuk itu pemerintah menjamin kebutuhan hidup mereka selama tiga bulan usai gempa.

” Diberikan jaminan hidup (Jadup) per jiwa Rp 10 ribu per hari. Kalau ada tiga ratus jiwa yang mengungsi, kena dampak maka dikalikan Rp 10 ribu per hari selama tiga bulan,’’ ucapnya.

Pemberian Jadup ini sesuai rekomendasi bupati/walikota. Pihaknya berharap setiap KK memiliki rekening untuk mempermudah penyaluran Jadup.

‘’Semua berbasis rekomendasi bupati/walikota. Kami memberikan jadup sesuai SK bupati/walikota masyarakat yang kena dampak,’’ cetus Marham saat itu.

Namun begitu, disela-sela kunjungannya ke Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis siang (30/8) Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita justru mengaku belum bisa memastikan waktu realisasi jaminan hidup (Jadup ) yang bernilai Rp 10 ribu per kepala per hari tersebut.” Belum, belum diusulkan. Tunggu saja,” cetusnya.

Mensos mengaku datang ke Kabupaten Sumbawa Barat demi melanjutkan tugas yang diamanahkan Presiden Joko Widodo untuk mengunjungi para korban gempa.

Didampingi Gubernur Terpilih NTB, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat dan sejumlah stakeholder holder lainnya, Mensos datang sekitar pukul 02.30 WITA untuk kemudian shalat berjamaah di Masjid Agung Darussalam Komplek Kemutar Telu Center ( KTC ) Taliwang.

Dalam kunjungan tersebut, politisi Partai Golkar yang dilantik sebagai Menteri Sosial oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat 24 Agustus 2018 tersebut, menyerahkan sejumlah bantuan terdiri atas paket Sembako senilai Rp. 500 juta, Peralatan Dapur Keluarga senilai Rp. 213, juta lebih, Santunan Ahli Waris Sebesar Rp. 60 juta, Bantuan Logistik ke Kabupaten Sumbawa Barat sebesar Rp. 698 juta lebih, Bantuan Tools Layanan Dukungan Psikososial sebesar Rp. 19 juta lebih, 1 ( satu ) Unit Truk Serba Guna seharga Rp. 397 juta lebih, Program Keluarga Harapan PKH Tahap III untuk 5.899 KPM sebesar Rp. 2 miliar lebih dan Bantuan Pangan Beras Sejahtera /BPNT Tahap 8 untuk 10.096 KK sebesar 1 miliar lebih. Sehingga total bantuan yang disalurkan sebesar Rp. 5 miliar lebih. (K,SZI)