Memprihatinkan, Perantau asal Jawa Barat Sakit Tanpa Biaya

KMCNews – Merantau di Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat, sejak 5 tahun lalu Ade Iskandar (29) kini mengalami nasib memperihatinkan.

Sejak 3 bulan terakhir ia tidak bisa lagi mencari nafkah lantaran mengalami sakit, sejak saat itu pula ia pun tak lagi berpenghasilan.

Jika sebelumnya, ia biasa bolak balik ke daerah asalnya di Tasikmalaya Jawa Barat, namun sejak 7 bulan terakhir dan puncaknya saat Pandemi Covid-19 ditambah kondisinya yang sakit-sakitan selama 3 bulan terakhir membuat ia tak bisa kembali ke daerah asalnya.

Kondisi kesehatannya kian memburuk pada Sabtu Malam (28/6/2020), hanya hidup berdua dengan adiknya di kos-kosan di Taliwang dan saat mengalami sakit menjadi masalah.

Dua orang wartawan anggota DPD JOIN KSB, Dendi dan Irfan menemukan informasi ini, dan segera membawa Ade Iskandar ke Puskesmas Taliwang, malam itu juga Ia pun dirujuk ke ruang Isolasi di RSUD Asy Syifa.

Rian adik kandung Ade Iskandar mengaku kesulitan biaya dalam melakukan perawatan di RSUD Asy Syifa, bahkan untuk kehidupan sehari-hari saja selama ini mereka merasakan sulit.

Di fasilitasi 2 awak media tadi, setelah berkoordinasi dengan Dirut RSUD Asy Syifa dr.Carlof, kini Ade Iskandar bisa sedikit bernafas lega setelah mendapat keringanan pelayanan oleh pihak RSUD Asy Syifa.

Setelah mengalami perawatan, Ade Iskandar diketahui mengalami sakit TB, pantauan awak media ke lokasi ia nampak berbaring lemas di ruang isolasi khusus, memprihatinkan adiknya Rian dengan bekal seadanya, menemani sang kakak berbaring sakit di tempat tidurnya, tanpa sanak saudara Rian menamani sang kakak dengan penuh rasa was was.

” Melihat kondisi mereka, kami cukup prihatin dan kami berusaha untuk mendampingi sebagai bentuk peduli kemanusiaan, Alhamdulillah melalui arahan Ketua DPW Join NTB beberapa teman-teman mulai ulurkan bantuan seadanya, ya semoga ada dermawan lainnya dapat menyusul membantu mereka, ” ujar Dendi salah seorang awak media yang mendampingi.(K-If).