Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat, Dr.Ir. H.W Musyafirin,M.M dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya pemberdayaan potensi lokal dalam rencana pembangunan kawasan Industri di Maluk.

Pernyataan Bupati tersebut mendapat dukungan positif dari Kamutar Telu Indonesia (KTI) yang berbasis di Taliwang.

” Apa yang disampaikan Pak Bupati merupakan sinyal Positif bagi upaya peningkatan potensi lokal baik itu pengusaha maupun tenaga kerja, ini wajib kita kawal bersama agar proses pembangunan yang ada di KSB berdampak bagi ekonomi lokal,” tandas Gusti Antony jubir KTI kepada Media, di Markas KTI Taliwang, Selasa Malam (16/8/2022).

Gusti Antony Juru Bicara KTI

Namun demikian menurut Gusti, apa yang disampaikan Bupati harus segera ditindaklanjuti Pemerintah KSB dengan payung hukum minimal Peraturan Bupati.

” Informasi soal payung hukum ini kabarnya juga sedang digodok, ini bagus dan kita berharap agar segera bisa dieksekusi sehingga punya dasar dan kekuatan secara hukum,” tandas Gusti.

Seperti diketahui Sumbawa Barat telah ditetapkan dalam rencana strategis Pemerintah Pusat sebagai Kawasan Industri, ini seiring dengan dimulainya pembangunan industri Smelter dan industri turunannya di Maluk yang ditandai dengan dimulainya perekrutan ribuan tenaga kerja.

Dengan adanya rencana kawasan Industri tersebut, secara otomatis akan banyak kebutuhan baik tenaga kerja maupun multiplayer effect lainnya.

Ditempat terpisah, Asosiasi Pengusaha Sumbawa Barat (APSB) melalui juru bicaranya Tony Marga Putra menegaskan, apa yang menjadi harapan pengusaha lokal selama ini dan statemen Bupati agar dapat berdaya didaerahnya haruslah dipegang teguh oleh pihak-pihak terkait, dan APSB ditegaskan Tony Marga akan turut mengawal setiap upaya baik tersebut.

Tony Marga Jubir APSB

” Kita siap bersaing dan berpartisipasi aktif dalam setiap proses pembangunan dan turut andil mengamankan investasi didaerah ini, tentu dengan prinsip dan semnagat yang profesional,” tandas Tony.

Kalaupun selama ini seperti wacana yang berkembang potensi lokal kerapkali dipandang sebelah mata ini tentu menurut Tony Marga harus dibaca ulang.

” Saya kira potensi lokal punya kemampuan asal diberi kesempatan tentu dengan proses kompetisi yang sehat, dan Pemerintah maupun pihak terkait konsisten dengan semangat membangun sumber daya lokal, dan kita bisa buktikan kedepan, saya rasa pengalaman di dunia industri dan jasa pengusaha lokal ini sangat cukup dan pantas diberi peluang dan kesempatan,” pungkas Tony Marga.(K1).

 

 

 

 

 

Post ADS 1
Artikel sebelumyaPARIWARA : HUT KEMERDEKAAN RI KE-77 – PEMDES RARAK RONGES
Artikel berikutnyaDewan Asal Maluk Muhammad Saleh, Ingatkan Pemerintah Jangan Bebankan dan Beratkan Pencari Kerja

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here