KMCNews – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumbawa Barat harus memaksimalkan pelayanan perizinan. Namun, praktik korupsi dan pungutan liar harus dihindari.

Hal tersebut ditekankan Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin M.M dalam sambutannya membuka workshop Penguatan Koordinasi dan Kerjasama Penanaman Modal Instansi Pemerintah dan Dunia Usaha di KSB, Rabu pagi (30/08/2017).

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Grand Royal ini dihadiri Plh. Sekda KSB, asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian, Ketua TP PKK KSB, manajemen PT. AMNT, kepala perbankan dan para pelaku usaha di KSB.

Post ADS 1
Artikel sebelumyaBerdayakan Perempuan, Rumah Cantik LBC K-Link Dibuka di Bandung
Artikel berikutnyaBupati KSB Lepas Tim Dokter Specialis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here