KPU Tunggu Laporan Kekayaan Calon Pilkada KSB dari KPK

KMCNews – Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, setiap calon peserta Pilkada wajib Lapor Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), laporan kekayaan para calon ini merupakan bentuk transparansi.

Untuk Calon Kepala Daerah di Kabupaten Sumbawa Barat, menurut Divisi Teknis KPU KSB Jalaluddin, M.P, calon tunggal yang ada saat ini yakni pasangan F3 (HW Musyafirin – Fud Syaifuddin) sudah menyerahkan tanda terima bahwa Pasangan calon F3 sudah melapor.

“ Kita hanya punya tanda terima bahwa Paslon sudah melapor, dan kita menunggu hasilnya dari KPK,” terang Jalaluddin kepada KMCNews, Kamis pekan lalu.

Dikatakan Jalaluddin, kewajiban mengumumkan LHKPN itu paling telat 2 hari sebelum pencoblosan.

“ Itupun Paslon yang mengumumkan, bisa kita yang fasilitasi.Jadi belum ada dari KPK mengenai LHKPN,”katanya lagi.

Jika mengacu pada LHKPN sebelumnya, harta kekayaan calon petahana baik HW Musyafirin calon Bupati KSB maupun Fud Syaifuddin calon Wakil Bupati KSB rata-rata meningkat 2 Milyar saat sebelum menjadi Kepala Daerah.

Berdasarkan pengumuman di situs resmi KPK yang bisa diakses publik melalui laman https://elhkpn.kpk.go.id/ LHKPN, Cabup HW Musyafirin tahun 2015 saat menjadi Sekda KSB berjumlah Rp.1.230.822.479 dan menjadi Rp. 3. 898.564.302 dalam laporan periodik terakhir tertanggal 31 Desember 2019 yang dimumumkan KPK.

Sedangkan Fud Syaifuddin dalam LHKPN Tahun 2015 saat menjadi anggota DPRD KSB dan Calon Wakil Bupati KSB 2015 berjumlah Rp. 640.849.083 dan dalam LHKPN terakhir periodik 31 Desember 2019 Rp. 2.780.005.818.

Namun menarik harta kekayaan Calon Bupati dan Calon Wabup KSB ini, sebagai perbandingan berdasarkan LHKPN yang bisa diakses publik tersebut di data terakhir tahun 2019, ternyata tidak lebih kaya bila dibandingkan sejumlah pejabat anggota DPRD KSB, misalnya Andi Laweng SH dalam LHKPN terakhir periodik Desember 2019 berjumlah Rp. 16 Milyar, Aheruddin Sidik Rp. 5.3 Milyar.

Dua politisi PKPI ini ditenggarai memiliki daftar kekayaan terbanyak berdasarkan LHKPN yang dipantau media sejauh ini.Kekayaan dua Politisi KSB ini di pengaruhi faktor aset tanah warisan.(K1)