Komitmen Kerja Haji Firin dan Fud Syaifuddin, Jelang Akhir Jabatan

KMCNews – Bupati Sumbawa Barat, Dr. H. W Musyafirin, M.M dan Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, S.T kurang lebih satu tahun lagi memegang kendali kepemimpinan Sumbawa Barat.

Waktu yang relatif, ada yang bilang masih lama dan tidak sedikit yang menyebutkan waktu setahun tersebut merupakan waktu yang singkat, apalagi situasi menjelang tahapan Pemilihan Kepala Daerah yang mulai menunjukkan atmosfir yang menghangat, dibutuhkan konsentrasi dan fokus bagi keduanya dalam melaksanakan tugas yang adil bagi kepentingan segenap komponen masyarakat yang ada.

Wabup KSB, Fud Syaifuddin, S. T nampak akrab dan hangat ditengah masyarakat KSB

Baik Bupati maupun Wabup menjelang akhir masa jabatannya tersebut, menunjukkan komitmennya bekerja lebih ekstra menuntaskan sisa waktu yang tersedia, meski keduanya memiliki peluang memperpanjang masa jabatan selanjutnya, tentu melalui proses suksesi Pilkada mendatang.

Turun ke tengah masyarakat adalah hal yang rutin dilakukan sejauh ini, penuntasan masalah gempa, memastikan perjalanan program STBM, menyaksikan panen raya oleh sekelompok masyarakat, selain mengunjungi masyarakat diacara acara sosial kemasyarakatan lainnya.

Bupati KSB ditengah Sambutan Hangat Masyarakat KSB

Tak terkecuali obyek – obyek vital yang ada di KSB yang sejauh ini belum menunjukkan progres sesuai fungsinya, seperti bandara, dermaga Labuhan Lalar, Danau Lebo serta infrastruktur Pariwisata seperti Pantai Balat dan jalanan ibukota Taliwang tak luput dari keseriusan untuk segera dimaksimalkan.

Begitu pula dengan harapan hadirnya Smelter dan Industri turunannya di KSB, Bupati dan Wabup nampak begitu getol berjuang dengan berbagai cara demi terciptanya peluang kerja di masa mendatang.

Kemudian keduanya pun tampil mesra dihadapan publik di momen-momen yang ada, ini sekaligus seakan menepis jika keduanya pecah kongsi menghadapi Pilkada mendatang.

Bicara khusus, kemungkinan keduanya kembali berpasangan di Pilkada mendatang, sejauh ini tidak ada alasan kuat bagi keduanya jika dicermati, untuk saling berhadap-hadapan atau pecah kongsi, publik pun berharap keduanya tampil kembali berpasangan, meski tak sedikit pula sekelompok masyarakat yang menghendaki agar satu sama lain disandingkan dengan figur lain dengan harapan memberi warna baru bagi kepemimpinan bumi Pariri Lema Bariri.

Diantara Keakraban Bupati dan Wakil Bupati KSB selama Bertugas Memimpin KSB selama ini

Bupati dan Wabup KSB pun sejauh ini tidak tampak krasak krusuk menghadapi Pilkada KSB, mungkin karena sebagai Petahana dimana segala instrumen dibawah kendalinya, namun gerakan gerakan segelintir kelompok tertentu yang mengarahkan dukungan tak bisa disembunyikan.

Dukungan dari Parpol seperti PDIP dan PPP misalnya, adalah jaminan bagi keduanya dengan cukup syarat untuk tampil di Pilkada mendatang, sekaligus merupakan jaminan selangkah untuk kembali duduk di Graha Fitrah periode kedua.

Menanggapi masalah khusus Pilkada KSB, ditengah keseriusan bekerja disisa jabatan, Wakil Bupati Fud Syaiffudin menegaskan komitmennya, untuk menuntaskan apa yang direncanakan dalam tugasnya sebagai salah satu pemegang kebijakan di KSB.

” Bagi saya biarkan saja proses Pilkada ini mengalir begitu saja, yang jelas fokus kita adalah menuntaskan pekerjaan yang tersisa, saya tidak mau disebut berkhianat,” ungkapnya, seperti dilansir sejumlah media selama ini, termasuk ketika di wawancara khusus KMCNews beberapa waktu lalu.(K-1)