Sumbawa Barat – Upaya komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus gencar melakukan Advokasi dan controling terhadap kebijakan Pemerintah daerah khususnya terkait dana pengamanan harga gabah yang di alokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 ini.

Guna mengatasi keluhan para petani dibumi pariri lema bariri ini, tentang anjloknya harga gabah musim panen tahun ini.

Komisi 2 meminta Pemda untuk dapat segera Memaksimalkan Dana Pengamanan Harga Gabah tersebut agar petani dapat segera terbantu.

“Kami minta pemda melalui dinas terkait untuk dapat segera memaksimalkan dana pengaman harga gabah di wilayah KSB ini”. ungkap Wakil Ketua Komisi 2 Mustafa HZ kepada media ini.

Menurutnya anggaran tersebut telah ditetapkan jumlah dan sasarannya, meski saat ini sebagian petani dibeberapa lokasi telah panen namun masih ada beberapa lokasi di KSB ini yang belum panen dan diperkirakan panen di april mendatang.

“Saya minta dinas terkait untuk dapat segera merealisasikan harapan petani ini, meskipun terlambat dalam proses penanganannya tapi tidak boleh juga asal dalam penyaluran dananya”.tukas politisi Partai Nasdem ini.

Mutafa HZ Wakil Ketua Komisi II DPRD KSB

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan KSB Ir. Muhammad Saleh. MSI yang di konfirmasi media ini, membenarkan adanya dana penanggulangan dan pengamanan harga dasar gabah yang diatur berdasarkan peraturan bupati Sumbawa Barat tahun 2022. Dengan menunjuk kepala dinas ketahanan pangan mewakili pemerintah daerah, serta ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati KSB.

“Setelah kami ditetapkan, kami langsung melakukan koordinasi dengan berbagai mitra Usaha Mikro Kecil dan Menengah, BUMD dan koperasi untuk terlibat sebagai mitra”. terang Kepala Dinas Ketahanan Pangan ini.

Disamping itu, lanjut Muhammad Saleh, prosedur pengajuan bagi mitra dinas juga diatur tentang prosedur pengajuannya yang diantaranya, Mitra mengajukan permohonan kepada bupati melalui dinas, dilengkapi dengan legalitas usaha dan
Persyaratan administrasi, serta unsur penunjang lainya.

“Untuk unsur penunjang jadi mitra harus memiliki Gudang, Lantai jemur/Bedrayer, Mesin Penggiling serta sarana angkutan”. jelas M. Saleh

Setelah itu terpenuhi lanjutnya, pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap mitra oleh tim bentukan dinas yang ditetapkan berdasarkan SK kepala dinas.

“Setelah dianggap memenuhi kriteria maka calon mitra wajib menyerahkan agunan melalui akte notaris kemudian dilakukan proses pencairan”. terang M. Saleh.

Disebutkanya kalau pihaknya pada tanggal 25 Maret lalu telah merealisasikan dua UMKM yaitu UD. Orong Monar (Sapugara Bree dan CV. Putra Bunga Tani Bakat Monte dengan total dana 270 juta.

“Setelah proses pencairan saya bersama stab pada hari sabtu dan minggu melakukan pengecekan terhadap mitra dalam hal penyerapan gabah petani ditingkat lapangan”. sebut M. Saleh.

Selain itu, dirinya juga menyebutkan kalau pihaknya senin kemarin telah melakukan verifikasi terhadap UMKM/UD calon mitra sebanyak 7 UMKM/UD calon mitra yang terdiri dari. UD Lang Pasir, UD Pantasi, KUD Kota Baru, KUD Tiu Bang Kema, UD Rizki, UD. Tiga Putra dan Bumdes Desa Kemuning.

“Insya Allah dalam 2 hari ke depan akan terealisasi, paling telat kamis ini”. papar M. Saleh.

Menurut M. Saleh dari 7 UMKM, UD, Koperasi dan BUMdes yang lagi dipreipikasi tim tidak tutup kemungkinan ada yang tidak memenuhi syarat atau ketentuan.

” Meski demikian kami juga sampai saat ini masih memberikan kesempatan kepada mitra lainya untuk mengajukan permohonan tentu yang mengacu kepada ketentuan yang ada”. Imbuh Kadis Ketahanan Pangan.

Untuk itu, M. Saleh juga menegaskan kalau penggunaan dana tersebut sesuai ketentuan perbub diperuntukan guna menanggulangi dan pengamanan harga dasar gabah bukan untuk hal lainya.

“Dana ini tidak dibenarkan kalau mitra dinas membayar gabah petani yang sudah diambil sebelum dana ini dicairkan”. tukas M. Saleh.(KR)

Post ADS 1
Artikel sebelumyaPARIWARA : UCAPAN SELAMAT JALANKAN IBADAH PUASA, RAMADHAN 1443 H // PEMERINTAH DAERAH KAB SUMBAWA BARAT
Artikel berikutnyaAnjing Liar Menggila, 11 Korban Kena Gigitan di Beberapa Kelurahan di Taliwang Hari Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here