Kader PDIP Tak Dukung F3 Diberi Sanksi, PPP Totalitas Berjuang

KMCNews – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, pasangan F3 (H.W Musyafirin dan Fud Syaifuddin) resmi diusung 9 Partai Politik menuju Pilkada KSB 2020.

Pengurus ditingkat Kabupaten 9 Parpol yang diwakili Ketua dan Sekretaris menandatangani daftar hadir dan masing-masing menunjukkan KTP-El sebagai bukti kehadiran dan kesiapan mendukung pasangan Petahana ini, disamping menyerahkan dokumen dan persyaratan dukungan, pada saat pendaftaran di KPU KSB, Jum’at (4/9/2020).

Dengan 9 Parpol pengusung ada 21 kursi anggota DPRD menjadi punggawa yang akan mengawal pasangan F3 dalam kepemimpinannya di periode 5 tahun mendatang jika menang dalam Pilkada yang akan berlangsung 9 Desember mendatang.

Adapun 9 Parpol tersebut yakni, PDIP (5 Kursi), PKS (3), Gerindra (2), Partai Nasdem (2), PKB (2), PPP (2), PKPI (2), PAN (2) dan Partai Golkar (1).

Jika melihat komposi 9 Parpol dan sebaran kursi di DPRD KSB, maka tak sak salah pasangan F3 seperti disampaikan Bacabup H W Musyafirin menargetkan kemenangan besar hingga 90 persen dalam menghadapi kolom kosong sebagai calon tunggal, karena nyaris sisa Parpol yang ada yakni Partai Demokrat (2 Kursi) dan PBB (2 Kursi) tidak cukup syarat mengusung calon.

Tonton Videonya Disini

Lalu seperti apa tekat dan komitmen pengurus Parpol yang disebut koalisi rakyat luar biasa dalam memenangkan pasang F3 jilid II ini.

PDIP sebagai Partai Pemenang di KSB tidak main- main dalam mendukung pasangan F3, seluruh kader disemua tingkatan kompak.Apalagi sudah ada warning jika tak loyal.Dukungan PDIP tergambar jelas pendukung dan simpatisannya mendominasi dalam mengantarkan pasangan F3 ke KPU KSB.

Ketua DPC PDIP KSB, Kaharuddin Umar dalam pidato politiknya di alun-alun Taliwang kemarin sesaat sebelum bertolak menuju KPU untuk mendaftarkan pasangan F3 menegaskan, PDIP akan memberikan sanksi tegas bagi kadernya yang tidak mendukung pasangan F3.

“ Sesuai instruksi mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, tingkat Desa, Dusun harus kita menangkan pak Firin dan pak Fud, ini Instruksi ketika kalian dari PDIP tidak mendukung penuh sanksi akan diberikan, siap untuk dilanjutkan, mari kita bersama 9 Partai Politik menangkan F3,” tegasnya, yang disambut yel lanjutkan oleh para pendukung.

Ketua DPRD KSB tersebut, mengajak pendukung dan simpatisan F3 berhentilah mencari yang tidak ada.

“ Jangka anok pekonceng nat sebalong sia so,hotmik sudah, listrik sudah, air sudah apalagi. Jadi yang kita pilih itu yang ada isinya, jangan hiraukan omongan orang, apalagi yang kita cari selama 5 tahun kepemimpinan F3 ditambah dukungan 9 Parpol dan 21 anggota DPRD KSB, jangan khawatir untuk 5 tahun mendatang, “tambah Kaharuddin Umar dengan bahasa Taliwang yang disambut histeris warga KSB pendukung F3 yang hadir di alun-alun Taliwang, kemarin (4/9/2020).

Giliran PPP melalui Ketua Bapilu DPC PPP KSB Dedi Damhudi dalam kesempatan yang sama menegaskan, demokrasi di Sumbawa Barat sudah berjalan dengan baik ini dibuktikan 9 parpol pengusung telah mendaulat dan mewakafkan H.W Musyafirin dan Fud Syaifuddin kembali memimpin KSB.

“ Sebagai Ketua Bapilu PPP KSB kami instruksikan kepada seluruh kader semua tingkatan untuk bergerak bukan sekedar memenangkan calon Bupati kita tapi lebih daripada segalanya,”tandasnya.

PKS BANTAH ISU TAK SOLID

Sementara dari PKS, Abidin Nasar giliran selanjutnya dalam Pidatonya menegaskan, F3 Insya Allah menang, tapi yang paling penting menurutnya bagaimana mengukir sejarah bahwa kemenangan pada Pilkada 9 Desember mendatang adalah kemenangan besar, kemenangan yang luar biasa lebih dari 90 persen.

“ Kemudian jika ada yang mengatakan PKS tidak solid dan sebagainya itu adalah bahasa sampah, karena proses yang kami lakukan adalah proses yang kami bangun dari bawah semua kader menentukan haknya untuk memilih calon dan tidak ada satupun kader kami yang hari ini tidak mau bergerak untuk memenangkan paket Firin Fud untuk 2 periode ini,” tegas Abidin Nasar.

Sayangnya seusai Abidin Nasar menyampaikan Pidato, Elit Parpol pengusung lainnya tidak sempat menyampaikan tekatnya pada kesempatan tersebut, Bacabup H.W Musyafirin kemudian langsung mengambil alih pidato secara singkat, karena mengingat waktu pendaftaran ke KPU dibatasi hingga pukul 16.00 wita harus sudah ada di KPU.

Kemudian setelah beberapa elit parpol tadi dan Bacabup HW Musyafirin mengisi pidato singkat, rombongan pasangan F3, petinggi Parpol pengusung dan simpatisan pendukung sekitar pukul 15.00 wita bertolak menuju KPU KSB dan tiba disana sekitar 15 menit sebelum penutupan pendaftaran pasangan calon ditutup di hari pertama 4 September 2020.(K1)