Kabar Foto, Puluhan Warga Labuhan Lalar Kepung Kantor Desa

KMCNews- Sekelompok massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Pesisir Menggugat (KRPM), melakukan aksi damai di depan Kantor Desa Labuan Lalar Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dengan tuntutan mendesak pemerintah desa (pemdes) setempat dan badan permusyawaratan desa (BPD) secara kelembagaan melaporkan mantan Kades Labuan Lalar atas dugaan penyelewengan dana desa (DD), Rabu (3/10)

Koordinator aksi lapangan, Abas Kurniawan, dalam orasinya menyampaikan, kedatangan massa aksi hari ini mempertanyakan terkait dengan anggaran desa 195 juta untuk pembuatan penerangan jalan dan 10 juta untuk pengadaan laptop yang sampai hari ini tidak tidak dilaksanakan.

“Uang itu adalah uang rakyat dan angggaran itu sudah dicairkan, akan tetapi bentuk fisiknya tidak ada dan anehnya tim pelaksana kegiatan (tpk) tidak mengetahui” jelasnya Abbas.

Lanjut, Abbas meminta pihak BPD agar berperan aktif dalam melakukan pengawasan karena itu merupakan tanggung jawabnya dan pemerintah tetap mengucurkan anggaran 120 juta pertahun untuk menggaji BPD tersebut.

“Ada sekitar 3000 warga labuan lalar yang pada hari ini meminta agar BPD bertanggung jawab atas masalah ini” katanya.

Dari pantauan, massa memberikan jeda waktu pukul 12.00 Wita agar semua anggota BPD hadir dan massa juga berupaya untuk melakukan penyegelan Kantor Desa akan tetapi dihalau oleh pihak pengamanan dari Kepolisian Sektor Jereweh.

Selang beberapa menit, semua anggota BPD, Camat dan Plt kades Labuan Lalar serta massa aksi melakukan mediasi. Dari mediasi tersebut koordinator aksi, Abbas menyampaikan bahwa permasalahan tersebut sudah diketahui dari dulu oleh karena itu pihaknya meminta BPD agar memasukan laporan resmi kepihak Kepolisian agar massalah ini diusut.

“Kami minta agar pihak anggota BPD membuat laporan resmi”cetusnya.

Sementara itu, Ketua BPD Labuan Lalar meminta kesepakatan bersama anggota BPD lain agar membuat laporan.

“Semua anggota BPD setuju dan hari ini kami akan membuat surat laporan tersebut untuk kita ajukan ke pihak kepolisian dengan mengetahui plt kades” tutupnya. (KD/Fan)