Jokowi – JK Dinilai Tidak Pro Rakyat, HMI KSB Gelar Unjuk Rasa

KMCNews, Sumbawa Barat – Ratusan Mahasiswa di Sumbawa Barat, Selasa (25/9) pagi, yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berunjuk rasa memprotes kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi)-Jusf Kalla (JK).

Massa menggeruduk Kantor DPRD Sumbawa Barat, mengevaluasi kinerja pemerintah.

Ketua Umum HMI Cabang Sumbawa Barat, Rizka Amroni, mengatakan kepada KMCNews, bahwa unjuk rasa yang digelar merupakan wujud kekhawatiran masyarakat atas gagalnya pemerintahan Jokowi-JK menjalankan program Nawacita yang dijanjikan saat berkampanye.

“Pemerintah di bawah kabinet Jokowi-JK sudah gagal dan tidak pro rakyat lagi,”ungkapnya

Rizka Amroni juga mengatakan, salah satu dari program Nawacita itu adalah ingin memberikan rasa aman kepada seluruh rakyat Indonesia.

“Tapi apa, di dalam dunia industri khususnya lapangan pekerjaan lebih didominasi Tenaga Kerja Asing, dan ini merupakan ancaman bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Ketua HMI juga meminta kepada pemerintah untuk secepatnya melakukan Judicial Riview UU no 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi yang terindikasi tidak pro terhadap rakyat.

Tidak hanya itu, menurutnya, pemerintah juga harus menghentikan segala bentuk impor khusus dalam hal pangan yang dianggap merugikan masyarakat kalangan bawah serta para petani lokal.

“Kami juga menyayangkan banyaknya penggelembungan TKA terutama dari Tiongkok dan menolak Perpres No 72 tahun 2014 tentang TKA yang kami anggap itu cacat seara hukum dan merugikan masyarakat Indonesia,khususnya Kabupaten Sumbawa Barat,” tegas Amroni.(K D)