JOIN NTB Minta BMKG Lebih Akurat Berikan Info Gempa

KMCNews, Sumbawa Barat – Dewan Pimpinan Wilayah Jurnalis Online Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPW JOIN NTB), meminta BMKG agar lebih akurat dalam penulisan Info Gempa Terkini melalui aplikasi resminya.

Hal ini penting agar tidak menimbulkan berbagai persepsi, keresahan dan simpang siur informasi ditengah masyarakat.

Berdasarkan info BMKG Gempa terkini yang terjadi dini hari tadi, Minggu (26/8) misalnya, tertulis dalam info bahwa pusat gempa terjadi di 41 km Timur Laut Lombok Timur NTB dengan kekuatan 5.6 Magnitudo pada kedalaman 10 Km, sangat disesalkan.

” Memang tidak ada yg salah disebutkan bahwa lokasinya 41 Km Timur Laut Lombok Timur, tapi alangkah tepatnya jika ditulis misalnya sekian Kilomoter Utara Sumbawa atau Sumbawa Barat, karena pada foto Peta yang disajikan dalam info tersebut itu jelas lebih dekat dan masuk wilayah Sumbawa,” kata Indra Irawan LM,S.Kom Ketua DPW JOIN NTB.

Keakuratan informasi ini penting menurut Indra, agar publik secara nasional mengetahui bahwa sejak gempa beruntun yang terjadi di NTB menimbulkan dampak yang cukup serius selain di Pulau Lombok juga di Kabupaten Sumbawa Barat dan Sumbawa di Pulau Sumbawa, yang sudah tentu butuh perhatian.

” Jika gempa sebelumnya berpusat di Lombok saja, Pulau Sumbawa dibagian Barat dan utara sudah merasakan dampaknya, apalagi ini lokasinya beberapa kali memang terjadi di Pulau Sumbawa maka tak heran banyak warga mengeluh dan butuh perhatian.” ujar Indra lagi.

Berdasarkan data sementara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat saja misalnya, sejauh ini tercatat ada sebanyak 2300 rumah mengalami rusak berat akibat gempa beruntun yang terjadi di NTB sejauh ini, itu belum lagi yang mengalami rusak sedang dan ringan.

Sementara disisi lain, warga yang merasakan gempa sejak pekan lalu dengan kekuatan 6.9 Sr sejauh ini masih tidur di tenda- tenda pengungsian akibat trauma.

Perhatian Pemerintah pusat dan provinsi pun sejauh ini oleh sejumlah kalangan dirasakan kurang dan sangat disesalkan, puncaknya keluarnya Inpres terkait penanganan gempa di NTB, dimana Kabupaten Sumbawa Barat dan Sumbawa tidak disebutkan secara khusus.

” Sekali lagi kami ingatkan BMKG agar akurat penulisan info Gempa, tak hanya itu BMKG juga kami harapkan dapat meneruskan informasi ke Pemerintah Pusat bahwa Gempa yang terjadi di NTB berdampak di dua Pulau terbesar di NTB baik Lombok maupun Sumbawa, ” demikian pungkas Indra.(K-F).