Sumbawa Barat – Angkatan kerja yang ada di Sumbawa Barat (KSB) sedikitnya bisa bernafas lega dengan dibukanya kesempatan kerja dari sejumlah perusahaan yang ada di daerah ini selama bulan Agustus 2022.

Ada dua kesempatan kerja yang bisa diakses melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KSB yakni untuk kebutuhan tenaga kerja pembangunan smelter Amman Mineral melalui tim terpadu rektutmen dan lowongan kerja melalui Job Fair yang melibatkan perusahaan yang ada di KSB.

Kepala Disnakertrans KSB, Ir. H. Muslimin, M.Si menerangkan, untuk kebutuhan tenaga kerja pembangunan Smelter dibutuhkan sebanyak 1.200 orang, dimana untuk rekrutmen tahap awal dibutuhkan sebanyak 245 orang tenaga kerja.

“ Untuk rekrutmen smelter ini bisa diikuti melalui link Sipkanti dan paling lambat pendaftaran hingga 22 Agustus mendatang, pengumuman hasil seleksi akan dilakukan sepekan setelah penutupan pendaftaran,”terang H. Muslimin, Senin (15/8/22) diruang kerjanya.

Buka Link Sipkanti, Klik Disini Dibuka Hingga 22 Agustus 2022

Untuk tenaga kerja pembangunan Smelter, H. Muslimin bilang diprioritaskan untuk tenaga kerja lokal Sumbawa Barat, dan menurutnya di Link Sipkanti telah mengatur asal dan domisili tenaga kerja agar tidak salah data kesempatan kerja lokal yang ditargetkan.

“ Hingga hari ini (Senin 15/8-red) sudah ada sebanyak 2.251 yang sudah masuk daftar mengajukan lamarannya,” ujar H. Muslimin.

Adapun jenis pekerjaan yang dibuka dalam rekrutmen naker Smelter diakatakan H. Muslimin diantaranya, tenaga Tekhnik Listrik, Tenaga Bekisting, Tenaga Tulangan, Tenaga Tukang Beton, Helper, Helper Tukang Kayu, Batu, Besi dan Las.

Berikut Data Lengkap Jenis Pekerjaan dan Jumlah Kebutuhan Naker Pembangun Smelter Tahap Awal

“ Kebutuhan naker ini untuk  pria dan wanita, di pengumuman itu sudah jelas sesuai jenis kelamin, cuma beda perusahaan beda sedikit penjelasannya, jadi ada 3 perusahaan yang buka lowongan kerja untuk pembangunan Smelter ini  yakni, PT Pengembangan Industri Logam, PT Krakatau Tirta Industri dan PT Japan Gas Company masing-masing dengan mitra bisnisnya,” tambah H. Muslimin.

Sedangkan untuk lowongan kerja melalui Job Fair yang dimulai hari ini, Senin 15 Agustus dan berakhir besok 16 Agustus di komplek Kamutar Telu Center, H. Muslimin menjelaskan, kegiatan Job Fair diikuti perusahaan tambang dan non tambang yang beroperasi di KSB.

Ada 3 klasifikasi perusahaan yang mengikuti Job Fair untuk pertama kali di KSB tersebut, menurut H. Muslimin yakni, pertama perusahaan yang tidak menerima lamaran di Job Fair yakni tiga perusahaan pembangunan Smelter yang diterangkan diawal tadi.

“ Mereka  hanya berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair, mereka sudah lakukan rekrutmen dan lowongan kerja melalui Sipkanti oleh tim rekrutmen,” kata H. Muslimin.

Kemudian yang kedua dijelaskan H. Muslimin lagi, yakni 15 perusahaan yang menerima lamaran tapi tidak direkrut untuk saat ini namun masuk dalam database, target kebutuhan total sebanyak 128 orang.

“ Yang ketiga ada belasan perusahaan dengan target 367 orang terima ditempat dan dilanjutkan dengan proses wawancara dan tahapan lanjutan, klasifikasi ini kami sampaikan setelah kami melakukan evaluasi sejauh ini,”ungkap H. Muslimin.

Adapun jumlah perusahaan yang berpartisipasi dalam Job Fair, terakhir  disampaikan H. Muslimin yakni sebanyak 36 perusahaan, jumlah tersebut berkurang dari target awal 50 perusahaan, namun dari sisi jumlah rekrutan tenaga kerja dalam Joib Fair bertambah dari target 250 orang.

Jumpa Pers Kadis Nakertrans KSB soal Rekrutmen Naker Smelter dan Job Fair, Senin (15/8/22)

“ Job Fair ini awalnya sekitar 1-2 bulan lalu kita targetkan diikuti 125 perusahaan yang ada di KSB, kami baru panggil 60 perusahaan yang ada dan siap ikut Job Fair, setelah di evaluasi  terdaftar 50 perusahaan, H-15 seminggu sebelum evaluasi ada 36 perusahaan yang siap ikut Job Fair, jadi seperti itulah prosesnya jadi kalau ada kekurangan disana sini kita bisa maklumi karena ini untuk pertama kali, dan kedepan tentu kami akan evaluasi  kembali dan kami rencanakan Job Fair ini berlangsung setiap 6 bulan sekali bahkan jika memungkinkan sesuai partisipasi dan kebutuhan perusahaan kita bisa gelar per 3 bulan,”demikian jelas H. Muslimin.

Ditempat yang sama, Tohiruddin, S.H Kabid Tenaga Kerja Disnakertrans KSB menambahkan kegiatan Job Fair yang perlu digaris bawahi yakni semangat kebersamaan antara Pemerintah dan Perusahaan dalam mengurangi angka pengangguran yang ada di KSB dan dalam upaya menjawab tuntutan lapangan pekerjaan.

“ Pemerintah seperti disarankan Pak Bupati agar konsisten menggelar Job Fair, ini kedepan kita bisa laksanakan minimal 6 bulan sekali bahkan bisa per 3 bulan tergantung partisipasi,”ujar Tohiruddin.

Menyinggung soal kekurangan disana sini terkait khusus Job Fair Tohiruddin bilang, ini bisa dimaklumi dilapangan biasa sedikit ada misskomunikasi, selama ini pihaknya mengaku membangun komunikasi dengan pihak HRD masing-masing perusahaan namun ketika ada misskomunikasi dilapangan bisa jadi lain yang stand by saat Job fair.

“ Ini bagian dari evaluasi kami kedepan, intinya kami terus berusaha menjawab tuntutan lapangan kerja di KSB melalui banyak saluran diantaranya Job Fair seperti ini, maupun rekrutmen tim terpadu  dan semua saluran itu tetap terkonfirmasi melalui pola rekrutmen satu pintu,” demikian pungkas Tohiruddin.

Sementara itu, berdasarkan data jumlah pengangguran di KSB oleh BPS tahun 2021 sedikitnya ada 4485 orang, sejauh ini dengan adanya rekrutmen pembanguan smelter dan Job fair ada sekitar 3200 angkatan kerja yang telah melakukan pengurusan kartu kuning sebagai tanda syarat mencari kerja. (K1)

Post ADS 1
Artikel sebelumyaBawakan Lagu Salam Indonesia Harmoni Ciptaan Boy Rafli Amar, Ratu Diva Dapat Pujian Netizen
Artikel berikutnyaPARIWARA : HUT KEMERDEKAAN RI KE-77 – PEMDES SERAN

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here