Jayadi Makin Menggigit, Persisam Sampir Akui Keunggulan Persilam Lampok

KMCNews – Striker senior Persilam Lampok Jayadi, makin menunjukkan performa terbaiknya dalam Liga 1 KSB 2019.

Jayoz sapaan akrab pemain yang mengenakan kostum bernomor 12, mendapat pujian dan sorotan penonton di laga Persilam Lampok versus Persisam Sampir yang berlangsung, Selasa (23/10/19) di Alun-alun Taliwang dalam babak 8 besar.

Jayoz dianggap publik bola Taliwang yang berada di sektor Barat lapangan alun-alun Taliwang, menjadi dalang utama bagi Persilam dalam menumbangkan salah satu klub favorit juara Persisam Sampir, yang berkesudahan dengan skor 1-2 untuk Persilam tersebut.

Jalannya Pertandingan

Kedua kesebelasan bermain terbuka sejak menit awal, sejumlah penonton merasa terhibur dan sulit menebak kekuatan kedua tim, satu sisi Persisam yang dikenal langganan juara justru dikurung.

Sejumlah penonton pun berspekulasi, jangan-jangan yang menyerang justru kebobolan lebih dulu.Asumsi penonton benar pertengahan babak pertama justru Persisam Sampir unggul lebih dulu pada pertandingan yang dipimpin wasit Alif Wahyu Ciptani tersebut.

Melalui sontekkan pemain impor, Arif Kurniawan asal Sumbawa, melalui tendangan kerasnya dari luar titik finalti membobol gawang Persilam.
Jelang akhir babak pertama kecerdikan striker gaek Jayoz benar-benar teruji, melalui umpan terobosan secepat kilat sontekkan kaki kananya, setelah berhadapan dengan gawang Persisam membuahkan gol, dan disambut ribuan supporter Persilam dengan suka cita, skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.

Dibabak kedua Persisam Sampir yang dimotori dua bersaudara Jhoni Suprianto, Arif Kurniawan yang didukung Pendi Ade Pratama mencoba mengurung Persilam Lampok, sebaliknya Persilam yang mengandalkan serangan balik mengandalkan kecepatan sejumlah ujung tombaknya sesekali merepotkan gawang Persisam.

Petaka bagi Persisam terjadi di pertengahan babak kedua, ketika pemain belakang Dong terpaksa memotong kecepatan striker Persilam di sektor kanan melalui serangan balik, saat timnya keasyikan menyerang.

Dong pun dihadiahi kartu kuning oleh wasit Alif Wahyu Ciptani dan terjadilah tendangan bebas dari sektor kanan tersebut.

Tendangan bebas ini tak disiakan Persilam, Yeyen yang menjadi eksekutor menempatkan bola didepan gawang di sektor kanan, dengan cerdik Sulaiman Cong datang menyambut dengan cepat melalui tandukannya, hasilnya gawang Persisam bahkan dibuat robek saking kerasnya tandukkan pemain yang justru sebelumnya adalah pilar utama Persisam di Piala Bupati 2017 lalu.

Skor 1-2 pelatih Persisam Muhdar Doris, menambah daya gedor timnya, sayangnya bertubi-tubi serangan The Dream Team julukan Persisam tak membuahkan hasil, hingga pluit panjang ditiup wasit tanda berakhirnya pertandingan tak merubah hasil 1-2 untuk kemenangan Persilam.

Menanggapi pertandingan ini, Pelatih Persisam Muhdar Doris mengakui keunggulan lawannya.Menurut Doris timnya lemah dalam melakukan keseimbangan atau proses transisi.

“ Harus kami akui tim lawan mainnya luar biasa, Persisam sendiri kami sadari lemah di tengah terutama saat transisi antara menyerang dan bertahan, Arif dan jhoni di tengah memang luar biasa namun tipikalnya sama mereka cendrung menyerang, namun saat tim kami diserang cukup kewalahan, selamat untuk Persilam dan Panitia Liga 1 KSB, “ tandas Muhdar kepada KMCNews seusai pertandingan.

Sedangkan dikubu Persilam, pelatih Persilam Tarmidzi mewanti wanti sejak awal agar anak buahnya bermain tanpa beban menghadapi nama besar Persisam.

Hasilnya terbukti anak buahnya bermain lepas, meski demikian menurut Tarmidzi sejak awal targetnya menang menghadapi Persisam.

“ Lawan mainnya bagus, cuma kami datang tanpa beban, pertandingan sore ini kami akui kami lemah di tengah namun dengan hasil ini semua terbayar kami lebih percaya diri dan lebih siap menghadapi lawan berikutnya Panser di Semifinal,”demikian ujarnya.

Dengan hasil ini, sejumlah suporter Persilam nampak antusias menyambut kemenangan ini, sebagian dari mereka merangkul satu persatu pemain, diantara pemainpun ada yang menangis haru menyambut kemenangan dramatis.(K-1)