BMKG Nyatakan Tak Pernah Keluarkan Informasi Gempa di Tanggal 26

KMCNews, Sumbawa Barat – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) meminta masyarakat di Nusa Tenggara Barat (Lombok, Sumbawa dan Sumbawa Barat, Red) untuk tidak panik, selalu waspada dan tidak percaya dengan berita bohong ( hoaks) yang beredar di masyarakat.

Hal ini terkait beredarnya postingan di media sosial tentang ‘ akan ada gempa besar di hari Minggu tanggal 26, hingga melampirkan deretan kejadian gempa bumi yang pernah terjadi pada hari Minggu dan tanggal 26 terbebut.

“Kami (BMKG, Red) tidak pernah mengeluarkan prediksi gempa lengkap dengan waktu, tempat, dan besar magnitude-nya. Kami pastikan informasi itu hoax,” kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, SP. MM, melalui siaran pers yang di terima KMC News, Rabu (22/8).

Ia mengatakan, beredarnya informasi akan adanya gempa besar di hari dan tanggal tersebut bohong belaka dan dinilai telah meresahkan masyarakat.

“Setiap hari gempa bumi selalu terjadi di seluruh belahan dunia. Namun tidak semua gempa bumi dirasakan. Yang
perlu juga diketahui tidak semua gempa bumi besar terjadi pada tanggal 26 dan hari Minggu,” cetusnya.

BMKG, lanjutnya, merupakan satu-satunya instansi resmi di Indonesia yang menginformasikan kejadian gempabumi dan tsunami.
Untuk itu masyarakat NTB dan sekitarnya diminta untuk tidak panik, tetap tenang, selalu waspada dan tidak mempercayai berita yang tidak benar.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu berkoordinasi dan melihat informasi terkini terkait gempabumi melalui web resmi BMKG www.bmkg.go.id aplikasi infoBMKG dan media sosial BMKG,” demikian Agus Riyanto. (K. SZI)