Hasil Survei Pilkada KSB Beredar, Mustakim : Patut Diduga Bagian dari Propaganda

KMCNews – Beredarnya hasil Survei Pilkada KSB 2020 dari sebuah lembaga survei dalam beberapa hari terakhir disayangkan.

Mustakim Patawari, sebagai salah satu figur bakal calon pasangan Pilkada mendatang menilai, seharusnya hasil Survei tidak bisa diakses sembarang orang, kecuali pihak pihak tertentu yang berhubungan dan terikat dengan lembaga yang melakukan survei serta partai politik yang mensyaratkan survei dalam proses penjaringan.

“Kok malahan beredar di medsos yang indikasinya kuat disebarluaskan oleh pihak pihak tertentu,” katanya, dalam siaran Pers yang diterima KMCNews, Jum’at (24/7/2020).

BELANJA SEKARANG KLIK DISINI

Lebih mengherankan lagi menurutnya, ketika ada oknum yang menyampaikan kedirinya mengaku punya hasil survei yang diperoleh dari kubu petahana. Padahal dalam pemberitaan sebelumnya pihak petahana mengaku tidak ikut survei yang disyaratkan oleh Nasdem.

Mustakim menegaskan, survei itu bagian dari persyaratan daftar di Partai Nasdem, pilihan lembaga surveinya juga direkomendasikan oleh DPP. Ada beberapa lembaga tapi Ketua DPW rekomendasikan Polltracking.

Hasil survei menurut Mustakim, tentu saja jadi bahan pertimbangan tapi bukan berati harus dipublikasikan apalagi oleh pihak pihak yang tidak berkepentingan, bahkan anehnya yang menyebarkan di medsos adalah pihak pihak yang “patut diduga” bagian dari petahana.

“ Pertanyaannya siapa yang punya akses atau jangan jangan ada yang bocorkan.Soal hasil survei itu kan hal lain yang tentu masih bisa didiskusikan, diuji secara akademis, mengingat survei kan kerja ilmiah,”ujarnya.

“ Intinya sangat kami sayangkan hasil survei itu disalahgunakan untuk kepentingan politisasi dan propaganda pihak tertentu,” pungkas Mustakim Patawari.

Sementara itu secara terpisah sebelumnya, Ketua DPD Partai Nasdem Sumbawa Barat, Jamaluddin Revi kepada KMCNews mengaku belum menerima dan mengetahui hasil survei yang dimaksud, menurutnya Partai Nasdem KSB akan menerima hasil survei sebagai tembusan dari DPP.

“ Jika sudah keluar nanti kami pasti akan hubungi kawan media,”katanya, Selasa Malam (21/7/2020).(K1)