Hampir Sepekan Warga KSB Masih Bertahan Di Tenda Pengungsian

KMCnews, Taliwang – Pasca diterjang gempa beruntun berkekuatan 6,9 SR, Minggu malam (19/8/18), meninggalkan trauma yang cukup mendalam bagi sebagian besar warga Sumbawa Barat (KSB)

Gempa yang berpusat diujung timur pulau Lombok ini berkedalaman 10 kilometer dibawah permukaan laut.

Intensitas guncangan yang dirasakan kuat disejumlah wilayah seperti KSB, Sumbawa Besar, Dompu, dan Bima merobohkan sejumlah rumah warga, tempat ibadah, perkantoran dan menelan korban jiwa.

Sementara itu KSB dan Sumbawa Besar, yang masuk kedalam wilayah berdampak parah. Hingga berita ini diturunkan, belum jelas jumlah kerusakan dan total kerugian di wilayah tersebut.

Hampir sepekan sudah warga KSB, sebagian warganya masih bertahan di tenda-tenda pengungsian, termasuk di Desa Sermong misalnya, tenda- tenda pengungsian nampak berdiri di Lapangan setempat, bahkan di halaman-halaman rumah warga.

“Ketika gempa terjadi, semua warga berhamburan keluar dari rumah, dan kami takut kembali ke rumah karena takut gempa susulan yang terus dirasakan” tutur Hamzah salah seorang pengungsi kepada wartawan KMCnews Jumat siang (24/8/18)”.

“Sudah hampir sepekan kami dipengungsian, dan entah sampai kapan kami akan bertahan disini karena kami trauma kembali kerumah.
Saat ini kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk membantu korban gempa dipengungsian, masih banyak warga yang membutuhkan terpal, air, sembako dan lain sebagainya” tambahnya.(K-F)