Haji Firin Belum Kembalikan Formulir di Partai Nasdem, Fud Syaifuddin Benar Didaftarkan Sebagai Calon Bupati

KMCNews – Dinamika Politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa Barat masih sangat dinamis.

Belum ada satupun kepastian, bakal calon yang siap tampil secara berpasangan termasuk Bakal Calon Petahana, Bupati (Dr.H.W Musyafirin,M.M) dan Wakil Bupati Sumbawa Barat (Fud Syaifuddin, S.T).

Buktinya pada penjaringan calon melalui Partai Nasdem yang dibuka sejak beberapa pekan terakhir, kedua calon Petahana masing-masing justru mendaftar sebagai Calon Bupati.

Namun, sebagai calon yang diusung PPP, Fud Syaiffudin bukan hanya didaftar sebagai Calon Bupati tapi juga di daftar sebagai Calon Wakil Bupati, khusus didaftarkan sebagai Calon Bupati nama Fud Syaifuddin belakangan banyak pihak meragukan kebenarannya.

Ketua DPC PPP KSB, Amiruddin Embeng seperti dilansir media menegaskan sebelumnya kalau pasangan F3 (Haji Firin-Fud,red), merupakan harga mati dan memang sudah dimandatkan PPP secara berpasangan, akan tetapi kerena PPP tidak cukup syarat maka perlu berkoalisi dengan Parpol lain, termasuk ikhtiar dalam penjaringan di Partai Nasdem, dan juga sebelumnya di penjaringan PDIP yang merupakan kendaraan politik Haji Firin.

Terkait didaftarkannya Fud Syaifuddin sebagai Calon Bupati di Partai Nasdem tersebut, Embeng sapaan akrab politisi senior asal Kelurahan Telaga Bertong mengatakan, opsi tersebut merupakan salah satu pilihan, bentuk antisipasi melihat politik yang begitu dinamis bisa berubah setiap saat bahkan hingga menit terakhir, karenanya PPP ditegaskannya satu sisi tidak mau ketinggalan kereta.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem KSB, Jamaluddin Revi kepada KMCNews membenarkan, sejauh ini jika nama Haji Firin, Fud Syaifuddin, termasuk Drs.M.Nur Yasin (Ustat Nun) dan Andy Azisi Amin daftar sebagai Calon Bupati dan satu nama dari internal Partai, hanya saja beberapa nama diantaranya belum kembalikan formulir.

“ Yang belum kembalikan formulir termasuk calon petahana Haji Firin, belum ada konfirmasi lanjut selain itu juga ada Andi Azisi Amin,” tandas Jamaluddin, Senin (14/10/19).

Dengan demikian, menurut Revi sapaan akrabnya, kembali menegaskan untuk Calon Bupati baru ada dua nama yang mengembalikan formulir dan daftar secara resmi di Partai Nasdem yakni Ustat Nun dan Fud Syaifuddin.

Mustakim Patawari saat daftar di Penjaringan Partai Nasdem

Sementara untuk Bakal Calon Wakil Bupati selain nama Fud Syaifuddin juga ada Mustakim Patawari yang sudah daftar dan mengembalikan formulir.

“ Kami tetap memberi penghargaan kepada bakal calon yg suda mengambil formulir kalaupun belum mengebalikan. Karena bagi kami, mengambil formulir saja merupakan sebuah penghargaan bagi kami, apalagi kalau dikembalikan tentu akan menjadi penghormatan buat kami di DPD Nasdem KSB,” imbuhnya.

Lebih juah terkait proses penjaringan tersebut, Revi mengatakan, Partai Nasdem sangat terbuka untuk semua figur yang ada di KSB untuk kemudian di dorong sebagai bakal calon baik Bupati maupun wakil Bupati melalui proses penjaringan.

Ia menampik jika Partai Nasdem kemudian dihubungkan dengan salah satu nama atau bakal calon tertentu, apalagi jika proses penjaringan disebut hanya sebuah formalitas.

Ustat Nun Saat Daftar di Partai Nasdem

Disatu sisi ia tidak bisa pungkiri ada beberapa kader yang memang menjagokan bakal calon tertentu, namun ditegaskannya itu bersifat pribadi dan keputusan tertinggi ada dalam keputusan Partai secara bersama.

Adapun batas terakhir proses penjaringan menurut Revi, yakni tanggal 23 Oktober mendatang, dan setelah tanggal 23 akan di plenokan hasil penjariangannya, dimana nama-nama yang sudah di tetapkan oleh DPD akan diinjutkan ke DPP melalui DPW Partai Nasdem NTB.

“ Ya Nasdem ini partai yang konsisten karena jargon tanpa mahar itu bukan hanya sekedar retorika, tapi kami buktikan. Bahkan kami akan memberi tindakan tegas apabila ada kader yang coba-coba melanggar jargon tanpa mahar, selain itu kalau Nasdem ini ibarat bus umum, mungkin ini salah satu bus yang siap operasi dengan penumpang penuh,”demikian pungkas Revi, menjawab KMCNews terkait tingginya minat figur berpartisipasi di penjaringan Partai besutan Surya Paloh tersebut.

Seperti diketahui Partai Nasdem memiliki dua kursi di DPRD KSB periode 2019-2024, jumlah tersebut bertambah bila dibandingkan Periode sebelumnya yang hanya memiliki satu kursi di Parlemen Tebet, dengan jumlah dua kursi saat ini, Partai Nasdem memang belum cukup syarat menentukan pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) sendiri, namun setidaknya proses penjaringan Partai Nasdem menjadi pelopor keterbukaan akses bagi figur diluar internal Partai untuk tampil di Pilkada KSB kali ini.

Untuk Pilkada sebelumnya, Partai Nasdem menjadi bagian dari Koalisi F3 atau Bupati dan Wakil Bupati saat ini. (K-1)