Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat Dr. H.W Musyafirin,M.M menyampaikan keberhasilannya selama membangun Bumi Pariri Lema Bariri dihadapan Warga Sumbawa Barat di Jakarta.

Kesempatan menyampaikan capaiannya itu disampaikan dalam forum Silaturrahmi dengan Ratusan warga KSB Se Jabodetabek 11 Mei 2022.

H. W Musyafirin bilang, dirinya memimpin KSB melanjutkan amanah kepemimpinan setelah Pak Kyai Zul memimpin KSB. Semangatnya sama, agar bagaimana pendekatan pelayanan terhadap masyarakat lebih mudah, seperti contohnya sebelum KSB terbentuk, masyarakat sulit berobat ke Taliwang dikarenakan akses yang sangat sulit.

“ Pemerintah KSB berupaya agar bagaimana simbol simbol otonomi daerah ini harus kita wujudkan. Kita saat ini telah memiliki kantor Kejaksaan, dimana sebelumnya kita masih bersatu dengan Kabupaten Sumbawa. Dan bangunan Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat adalah bangunan termegah di NTB. Demikian juga aparat Angkatan Darat, saat ini kita sudah membangun kantor Kodim. Kantor Pengadilan Negeri sudah kita usulkan, dan pengadaan Lapas ke Kemenkumkam, Kompi brimob saat ini sudah kita siapkan pembangunannya”.paparnya.

Kemudian dilanjutkan, beberapa fasilitas yang telah dan saat ini dibangun seperti Pendopo Bupati dan Wakil Bupati yang nantinya akan ditempatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati periode selanjutnya, serta seluruh kantor yang ada di komplek KTC ditambah sesuai dengan kebutuhan organisasi.

“Kita telah berupaya membangun KSB ini melalui 4 jalan. Yang pertama melalui jalan tanah yaitu, bahwa saat ini di KSB tidak ada lagi desa tertinggal, semua jalan raya di KSB sudah tersambung dengan aspal. Melalui jalan api/listrik, yaitu bahwa saat ini tidak adalagi masyarakat KSB yang tidak menikmati listrik. Melalui jalan Air, yaitu kehidupan masyarakat KSB sekarang sudah dapat terpenuhi dengan kebutuhan air bersih, dan yang terakhir melalui Jalan angin, bahwa saat ini di KSB tidak ada lagi daerah yang tidak dijangkau oleh signal.” tambahnya.

Kemudian soal peningkatan kemampuan masyarakat, H.W Musyafirin mengatakan melalui gerakan Tuntas Baca Al-Quran (TBA) yang merupakan program kerja TP.PKK Kabupaten Sumbawa Barat, saat ini sudah tidak ada lagi masyarakat KSB yang tidak bisa membaca Al-Quran.

Keberhasilan lainnya disampaikan Bupati bahwa, para nelayan, pelaku UMKM, para petani diberikan bantuan melalui program kartu Pariri dan Kartu Bariri.

Meskipun begitu, Bupati mengakui bahwa dalam mengupayakan berbagai langkah, masih butuh kerja keras untuk membangun jalan pikiran masyarakat KSB.

“Kita membangun pasar di Kecamatan misalnya, ternyata tidak ada yang berjualan. Ada yang berjualan tapi sangat sedikit para pelakunya orang-orang KSB. Kita berusaha membangun akses jalan misalnya, tapi tidak jadi karena ulah salah satu oknum. Itulah sulitnya kita membangun jalan pikiran masyarakat,” ungkap Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Bupati mengharapkan doa dan dukungan HWSB bahwa saat ini sedang diupayakan pembangunan bandara, yang menurutnya Konstruksinya akan dimulai pada bulan agustus tahun 2022.

Keberadaan bandara nantinya ditegaskannya, akan memberikan dampak terhadap peningkatan aktifitas ekonomi, dan pariwisata yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat.

Hadir dalam kesempatan tersebut beberapa tokoh warga Sumbawa Barat yang ada di Jabodetabek seperti H.Amir Jawas, Juhdiar Abdul Kadir, Ruslan Makasau, Harjito, Hatta Taliwang, dan beberapa tokoh lainnya yang saat ini sudah menetap dan tinggal di Jabodetabek.(K1).

Post ADS 1
Artikel sebelumyaSMSI NTB Bentuk LKBH, Siap Dampingi Para Wartawan
Artikel berikutnyaKemenag dan Pemda Dompu Sebut Radikalisme Mudah Menyebar di Medsos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here