Gelombang Tinggi, Pelabuhan Poto Tano Ditutup

KMCNews, Poto Tano – Otoritas PT Angkutan Sungai Darat dan Perairan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Poto Tano melakukan penutupan sementara layanan penyeberangan di lintasan Poto Tano – Kayangan, menyusul kondisi gelombang tinggi, Senin (3/9) siang, terhitung pukul 14.15 Wita hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Penutupan sementara layanan tersebut merupakan keputusan yang disampaikan pihak syahbandar.

” Ya, layanan buka-tutup penyeberangan harus diberlakukan sampai dengan waktu yang belum dItentukan. Untuk itu, kami mohon pengertian kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan Poto Tano – Khayangan,” kata Manager Operasional ASDP Poto Tano, Samiun.

Karena perintah untuk menghentikan penyeberangan, praktis kapal-kapal yang berada di pelabuhan pun tak beroperasi. Konsekuensinya, terjadi antrean panjang kendaraan yang akan menyeberang.

“Kami akan menunggu sampai kondisi cuaca benar-benar aman bagi pelayaran,” imbuhnya.

Dikatakan Samiun, pihaknya sangat memprioritaskan keselamatan dan keamanan para pengguna jasa yang akan menyeberang. Selain juga terus berkoordinasi dengan stakeholder termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait dengan kondisi cuaca.

“Jadi kami memohon pengertian dari pengguna jasa. Ini menyangkut keselamatan pelayaran. Lebih baik tidak berangkat, daripada tidak pernah sampai sama sekali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Benete-KSB, tertanggal 3-9-2018 telah mengeluarkan surat keputusan, menunda keberangkatan semua kapal yang beroperasi di perlintasan Poto Tano – Kayangan guna mencegah kecelakaan kapal akibat cuaca buruk di perairan perlintasan tersebut.

Penundaan ini disebabkan cuaca buruk dengan prediksi tinggi gelombang mencapai 1 hingga 1,5 Meter dengan kecepatan angin mencapai 30 Knots.(K D)