oleh

DPUPR-PP KSB Akan Libatkan Agen PDPGR Dalam Penyelenggaraan Tata Ruang

Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Permukiman (DPUPR PP), akan maksimal melakukan sosialisasi tentang pemanfaatan tata ruang pada tahun 2022 mendatang, bahkan berencana melibatkan agen Program Daerah Pemberdayaan Gotong Royong (PDPGR) untuk membantu menyampaikan regulasi tentang tata ruang daerah.

Kabid Tata Ruang DPUPR PP KSB Mujiburahman, ST menegaskan, jika pada tahun mendatang akan disiapkan anggaran khusus pelatihan bagi agen PDPGR, sehingga mengetahui apa yang dimaksud dengan tata ruang, termasuk rancangan serta larangan penggunaan ruang.

“Kami akan melibatkan agen PDPGR supaya masyarakat mengetahui tentang tata ruang,” ucapnya.

Dikatakan Mujib lagi, dengan melibatkan agen PDPGR untuk ikut membantu mensosialisasikan tentang tata ruang dinilai sangat efektif, mengingat agen bekerja dalam lingkungan masyarakat secara langsung, sehingga bisa langsung menyampaikan kepada masyarakat tentang larangan.

“DPUPRPP KSB akan berupaya untuk memastikan tidak ada pelanggaran tata ruang dalam aktifitas pembangunan yang dilakukan masyarakat,” lanjutnya.

Lanjut Mujib, agen PDPGR yang merupakan kelompok masyarakat rekrutan khusus pemerintahan akan menjadi tempat bertanya masyarakat, jadi diharapkan mengetahui juga tentang tata ruang wilayah.

“Kalau masyarakat ingin bertanya tentang pemanfaatan ruang tidak harus mendatangi DPUPRPP KSB, tetapi cukup dengan mendatangi sekretariat agen PDPGR. Hal itu yang menjadi dasar DPUPRPP melibatkan agen PDPGR,” ungkapnya.

Ditambahkan Mujiburrahman, sangat ini DPUPRPP sedang fokus melaksanakan sosialisasi tentang Peraturan Daerah (Perda) nomor 11 tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terhadap jajaran pemerintah, termasuk pemerintah kecamatan sampai pemerintah Desa dan Kelurahan.

Tata ruang adalah perencanaan penyusunan dan penetapan rencana tata ruang untuk menentukan struktur ruang dan pola ruang yang disusun secara nasional, regional dan lokal atau bisa juga tata ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang.

“Tujuan dari perencanaan tata ruang adalah untuk mewujudkan ruang wilayah wilayah yang memenuhi kebutuhan pembangunan dengan senantiasa berwawasan lingkungan, efisiensi dalam alokasi investasi, bersinergi dan dapat dijadikan acuan dalam program pembangunan untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Masih keterangan Mujib, Memberikan pemahaman tentang tata ruang kepada pemerintah kecamatan dan Desa diakui sangat penting, agar dapat diketahui apa saja batasan dan ketentuan dalam pemanfaatan ruang, termasuk aktifitas apa yang dinyatakan melanggar ketentuan tata ruang.

“Tahun mendatang agen PDPGR yang akan diberikan pengetahuan tentang tata ruang,” timpalnya. **

Komentar

Komentar Anda

Berita Lainnya