Diduga Selewengkan DD, Mantan Kades Dilaporkan Ke Polisi

KMCNews, Sumbawa Barat – Penggunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) kerap menjadi sasaran empuk para oknum pemerintahan yang akan melakukan penyelewengan. Seperti yang terjadi di Desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang. Mantan Kadesnya, dilaporkan warganya sendiri ke Polres Sumbawa Barat.

“Laporan dugaan penyelewengan mantan Kades sudah kami laporkan ke Polres Sumbawa Barat,” ungkap Ketua Koalisi Rakyat Menggugat(KRPM) Abbas Kurniawan kepada wartawan, Kamis (27/9).

Dikatakan Abbas, pelaporan itu bermula dari kecurigaan warga terhadap mantan kepala Desa telah mencairkan dana proyek pengadaan pasilitas lampu jalan tenaga surya senilai Rp 192 juta tanpa melalui Tim Pengelola Kegiatan (TPK) tahun 2017, dan anggrannya cair pada bulan juli 2017 melalui bendahara waktu itu.

Abbas Juga melaporkan dugaan Dana pembelian Laptop 10 juta melalui anggaran Alokasi Dana Desa Tahun 2018 juga tidak jelas pembeliannya, membuat pihaknya bersama BPD Desa Labuhan Lalar melaporkan mantan kadesnya atas dugaan penggelapan ADD langsung ke penyidik Reskrim Polres Sumbawa Barat.

laporan yang sama juga dilayangkan Enam anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Labuhan Lalar.

Laporan ini dinilainya pidana murni karena yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai kepala Desa karena mengundurkan diri usai terdaftar menjadi Calon Legislatif (Caleg) Dapil I pada pemilu 2019 mendatang.

Sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) Kades Labuhan Lalar, M.Husni Thamrin telah melayangkan surat dengan nomor 028/65/2001/IX/2018 tertanggal 24 September 2018 kepada yang bersangkutan (mantan kades,red). Surat itu berisi permintaan pengembalian anggaran proyek lampu jalan di tujuh titik yang belum terealisasi hingga kini.

Saat dikonfirmasi wartawan, Mantan Kepala Desa Labuhan Lalar membantah menggelapkan Dana proyek lampu penerangan jalan tersebut. Ia mengatakan, proyek itu sedang dalam proses pengerjaan. Ia menyebut, ada pihak tidak sabar,dan mendesak dirinya harus menyelesaikan saat itu juga.

“Inikan masih kita proses. Saya sudah komunikasi dengan Plt Kades, bahwa proyek itu tetap dikerjakan,” bantahnya.

Dalam laporan tadi, Abbas dan kawan kawan menyertakan beberapa bukti berupa dokumen pencairan uang dari bendahara Desa. Dokumen pernyataan TPK yang tidak tahu menahu realisasi keuangan proyek lampu jalan tersebut serta sejumlah dokumen anggaran resmi desa atau APBDes,”katanya

Laporan masyarakat terhadap dugaan penyimpangan dan penggelapan Dana Desa sudah yang kesekian kalinya terjadi di Kabupaten Sumbawa Barat.

Adapun yang membuat laporan pengaduan ke Polres Sumbawa Barat sebanyak 7 orang, yaitu :

1.Abbas Jasim

Ketua Umum Koalisi Rakyat Pesisir menggugat (Eks calon Kades Desa Labuhan Lalar).

2.Mulyadi (Sekretaris BPD).

3.L.M.Nasir (anggota BPD).

4.Ardian Wahyudi (anggota BPD).

Abdullah. AK (anggota BPD).

A. Rahman (anggota BPD).

Marsono (anggota BPD).

M.Amin Alvarizi (Toma). (K D)