Diduga Mengandung Babi, Mie Samyang Tanpa Logo Halal Beredar Luas Di KSB

KMCNews – Mie instan Samyang asal Korea tanpa logo halal yang diduga mengandung Babi beredar luas di Toko Modern di Sumbawa Barat, mie super pedas ini cukup digemari warga.

Baik di Indomaret maupun Alfamart di Taliwang, mie Samyang kemasan warna hitam merah dijual dengan harga promo, dimana setiap pembelian satu bungkus dapat bonus satu, dengan harga antara Rp. 14 ribu – Rp. 16 ribu perbungkus.

Salah seorang pegawai Alfamart ditemui media ini menanyakan masalah peredaran produk ini mengaku, sebelumnya mie samyang sempat ditarik namun diedar kembali.

“ Ya gak ngerti mas, sempat ditarik namun datang lagi,”kata pegawai yang enggan menyebutkan namanya, kepada media ini, Sabtu (30/12/17).

Ironisnya menurut pengakuan pegawai tadi, antara mie samyang yang ditarik maupun yang datang kembali produknya sama tanpa label halal.

Hal ini tentu membuat sejumlah konsumen merasa resah, padahal mie Samyang goreng ini cukup digemari terutama dikalangan siswa Sekolah Dasar.

“ Ya anak saya dan teman-temannya sangat suka mie ini, saya juga suka pedasnya pokoknya beda dengan mie instan lainnya,namun setelah beredar informasi mengandung babi kami resah,”ujar salah seorang pelanggan yang enggan namanya diberitakan.

Seperti diberitakan media nasional sebelumnya, kemasan produk mie instan asal Korea dari berbagai merek memiliki tampilan kemasan produk yang mirip. Warna hitam dan merah kemasan disertai merek produk dengan aksara Korea agaknya membuat sebagian masyarakat Indonesia sulit membedakan antara produk yang memiliki izin edar dan yang tidak.

Empat jenis mie instan asal Korea dinyatakan positif mengandung babi. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memerintahkan importir yang bersangkutan untuk melakukan penarikan produk-produk tersebut dari peredaran. Hal itu tertera dalam surat perintah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor IN.08.04.532.06.17.2432 tertanggal 15 Juni 2017.

Keempat produk mengandung babi tersebut, yakni Mi Instan U-Dong dengan nama dagang Samyang, Mi Instan (Shin Ramyun Black) dengan nama dagang Nongshim, Mi Instan Rasa Kimchi dengan nama dagang Samyang, dan Mi Instan (Yeul Ramen) dengan nama dagang Ottogi. Keempat produk ini diimpor oleh PT Koin Bumi.

Namun yang beredar di sejumlah toko modern di Sumbawa Barat, mie instant Samyang tertera diimpor PT. Korinus.Menurut informasi yang dilansir sebelumnya, PT Korinus adalah importir makanan dan minuman dari Korea yang juga merupakan importir tunggal dari merek Samyang telah mengantongi sertifikat Halal dari LPPOM MUI untuk produk Mie Samyang dengan nomor registrasi halal 00090084950917.Meski demikian tidak adanya label halal di kemasan membuat para pelanggan tadi mengaku tetap merasah resah terlebih dengan adanya pemberitaan.(K1)