Dibelakang Layar, Ternyata Ustat Non Dilobby Politik Kedua Calon Petahana

KMCNews – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa Barat mendatang kondisi terkini nampaknya kian dinamis, tokoh masyarakat yang juga tokoh agama Sumbawa Barat, Drs.H.M.Nur Yasin (Ustat Non, Panggilan akrab-red) mengaku didatangi sejumlah politisi.

Sedikit mengejutkan, ternyata pasangan F3 (Dr.H.W Musyafirin, MM dan Fud Syaifuddin,ST) pada Pilkada sebelumnya, yang kini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, yang disebut Calon Petahana dan dicermati baik dari sejumlah informasi di media maupun sejumlah kalangan kembali akan berduet, ternyata diam-diam mendatangi Ustat Non dengan gerbong masing-masing.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Fud Syaifuddin,S.T  belakangan paling santer disebut tengah melakukan pendekatan dan komunikasi Politik dengan Ustat Non.

Hal tersebut diakui Ustat Non saat bincang dengan KMCNews dan beberapa awak media di kediamannya, di Kelurahan Sampir Taliwang.

“ Ya memang benar, tapi bukan hanya Pak Fud melalui orang dekatnya, tapi juga dengan Pak Firin kita ada komunikasi dan mereka datang kesini,” ujar Ustat Non, Sabtu (22/6/19).

Komunikasi yang dilakukan sejauh ini menurut Ustat Non, memang belum mengarah lebih jauh terkait persiapan Pilkada.

Namun sinyal kedua Pemimpin Daerah KSB tersebut baik Bupati maupun Wakil Bupati, dicermati ingin didampingi dalam Pilkada mendatang.

Hal Ini bisa dimaklumi, nama Ustat Non diyakini memiliki elektabilitas cukup tinggi menghadapi Pilkada mendatang, meski pada Pilkada sebelumnya dikalahkan oleh pasangan F3 itu sendiri.

Selain didatangi kedua Calon Petahana tadi, Ustat Non juga mengaku didatangi tokoh lainnya yang belakangan juga disebut sebut bakal menjadi kandidat dalam Pilkada KSB mendatang, seperti kubu Andi Azisi Amin,SE,M.Sc, M.Nasir,S.T dan Dr.Abdul Hakem,MM.

Menanggapi kondisi ini, Ustat Non mengaku belum menentukan sikap lebih jauh, disisi lain sebenarnya ingin beristirahat dalam dunia politik, namun karena adanya dorongan dan desakan kuat dari masyarakat agar dirinya tetap maju dalam Pilkada juga menjadi pertimbangannya.

“ Ya kita lihat saja perkembangannya kedepan, dorongan masyarakat ini sulit juga untuk tidak dipertimbangkan mereka merasa tidak ada yang pas menjadi pilihan dalam Pilkada mendatang, kalau saya mau jujur andaikan masyarakat melihat ada calon lain dirasakan lebih siap, saya juga siap untuk kita dorong sama-sama,”pungkasnya.

Sementara itu terpisah, Fud Syaifuddin, S.T Wakil Bupati Sumbawa Barat membantah adanya komunikasi dengan Ustat Non.

“ Saya tidak ada, saya selama ini tidak pernah membangun komunikasi, tapi kalau dengan Pak Bupati ya arena saya mitra kerjanya beliau saya membantu beliau, ya kami berkomitmen kita lepas kita lihat kondisi masyarakat kalau ada dukungan ya kita maju, terus yang kedua kita ikhtiar menyelesaikan tugas,” demikian ungkap Wabup kepada KMCNews, seusai acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kantor Camat Jereweh, Minggu (23/6/19). (K-1)

%d bloggers like this: