DAS Desa Benete Berubah Fungsi Jadi TPS, Bikin Bau Menyengat

KMCNews – Sepanjang daerah aliran sungai yang berada di Desa Benete Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), berubah fungsi jadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) warga setempat.

Beberapa titik yang menjadi tempat pembuangan sampah, salah satu diantaranya yaitu berlokasi di jembatan aliran sungai yang menghubungkan pemukiman warga dengan kuburan.

Ketua Lembaga Pemerhati Pembangunan Masyarakat (LPPM), Sirajuddin, SH, menyampaikan, ada berapa titik yang menjadi tempat pembuangan sampah darurat sepanjang aliran sungai di desa Benete dikarenakan belum ada tempat pembuangan sampah resmi yang dekat dengan pemukiman warga.

“Selain mengakibatkan banjir, sampah juga mengeluarkan bau yang tidak sedap saat warga melintas antar jenazah lewati jembatan” kata papar, sapaan akrab Erdin.

Lanjutnya, dalam hal ini pemerintah Desa Benete harus lebih pro aktif dalam penanganan sampah karena penanganan itu bagian dari implementasi program STBM pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa Barat.

“Sebenar solusinya sederhana, aktifkan kembali truk pengangangkut sampah agar warga tidak buang sampah sembarangan, apalagi ini musim hujan”. harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Benete, Sirajuddin, yang ditemui diruang kerjanya, senin (20/01), memaparkan pemerintah desa Benete diawal tahun 2019 telah menganggarkan anggaran untuk operasi dam truk pengangkut sampah, akan tetapi dipertengahan tahun dam truk sampah tersebut diberhentikan setelah koordinasi dengan dinas pemberdayaan masyarakat desa (DPMD) dengan alasan truk sampah bukan aset desa.

“Dulu kami anggarkan 40 juta untuk operasi dam truk pengangkut sampah, setelah diperiksa status dam truk oleh DPMD tidak diperbolehkan lagi karena dam truk tersebut bukan aset desa melainkan milik PT AMNT yang beroperasi untuk mengangkut sampah dari dua Desa yaitu Benete dan Mantun ” jelasnya

Lebih lanjut, Sirajuuddin, menghimbau kepada warga agar tidak membuang sampah lagi di aliran sungai, mengingat saat musim hujan. Pemdes Benete akan sosialisasi Perdes terkait dengan sampah kepada warga.

“Rencana untuk tahun ini, kami menganggarkan anggaran pembelian mobil Pick Up pengangkut sampas dari APBDes yang menjadi aset desa sesuasi aspirasi warga saat Musdus dan nanti akan diserahkan ke Bumdes untuk dikelola sesuai dengan Perdes” tutup, Kades Benete. (K-If)

Leave a Reply

%d bloggers like this: