Daftar Kartu Prakerja Secara Online, 1071 Pendaftar Offline di KSB Sebagian Resah

KMCNews – Pemerintah pusat dengan tegas menyatakan pendaftaran Kartu Prakerja dilakukan secara online, pendaftaran secara online inipun resmi dibuka melalui situs prakerja.go.id sejak Sabtu 11 April lalu, dan untuk gelombang pertama telah berakhir pada Kamis 16 April kemarin.

Pemerintah akan mengirimkan pesan singkat (SMS) ke peserta yang lolos pelatihan tahap I program karu Prakerja. SMS tersebut akan mulai dikirimkan kepada peserta yang lolos mulai dari Sabtu (18/4/2020) hingga Senin (20/4/2020).

Adapun cara ikut dalam program ini seperti direlease pemerintah pusat melalui situs prakerja.go.id yakni :

1. Daftarkan akun pribadi di situs prakerja.go.id. Untuk ini peserta harus memasukkan email dan nomor ponsel. Selanjutnya akan dikirimkan kode verifikasi ke email atau nomor ponsel.
2. Selanjutnya login akun dan klik daftar kartu pra kerja dan isi formulir pendaftaran.
3. Selanjutnya akan ada tes kemampuan dasar.
4. Jika dinyatakan lulus maka peserta akan dihubungi dan memilih pelatihan yang ingin diikuti.

Di Sumbawa Barat Pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sepekan sebelum dibukanya pendaftaran secara online, telah menerima pendaftaran melalui Offline, sebanyak 1071 pendaftar terjaring dan telah mengumpulkan berkas seperti KTP dan mengisi form yang disediakan, data tersebut telah dikirim ke Pemerintah Provinsi pada senin 13 April lalu.

Pertanyaannya apakah data tersebut sudah cukup syarat mendaftar kartu prakerja, ini kemudian menimbulkan simpang siur untuk apa data tersebut dikumpulkan, kemudian sebagian dari mereka yang daftar offline kemarin tidak mendaftar secara online karena mengganggap data tersebut cukup.

Sebagian peserta inipun kepada KMCNews mengaku sedikit resah karena hingga gelombang pertama berakhir belum mendapatkan akun di situs Prakerja yang menjadi tempat resmi pendaftaran kartu prakerja secara online.

Sementara bagi yang langsung ikut daftar online sesuai arahan Pemerintah Pusat telah mengikuti tes awal tinggal menunggu hasil untuk selanjutnya mengikuti pelatihan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja KSB,  Ir. H. Muslimin MHY, M.Si kepada KMCNews mengaku data 1071 dipastikan telah diinfut Bidang Pelatihan Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja (Bid Lattas Penta) , media pun mendatangi bidang tersebut untuk konfirmasi ternyata infut data yang dimaksud bukan untuk pendaftaran online melainkan hanya sebagai database.

“ Kami hanya mendata bukan untuk didaftarkan di online, lalu data itu kami kirim ke Provinsi dan pihak provinsi bilang sudah dikirim ke pusat, apakah nanti cukup syarat pendaftaran dengan offline itu, ini yang kami masih tunggu info selanjutnya,” ujar  (Kabid Lattas Penta), Fitra Jaya S. ST kepada wartawan Kamis (16/4/2020) diruang kerjanya.

Fitra Jaya menambahkan, pengumpulan data sebelumnya bagi calon peserta Prakerja mengikuti instruksi dari Pemerintah Provinsi dalam hal tekhnis pendaftaran baik offline maupun online, pihaknya tidak mendapatkan kepastian apakah dari data offline itu sudah cukup syarat untuk daftar atau tidak ataukah hanya untuk data berapa jumlah calon penerima kartu prakerja di Kabupaten/Kota di NTB menginggat NTB dapat kuota sebesar 50.229 orang.

“ Tapi kami juga sudah arahkan sebelumnya peserta yang mengumpulkan data kemarin untuk juga daftar secara online, dan masih ada gelombang berikutnya,”imbuhnya.

Seperti diketahui, tujuan program Kartu Prakerja tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sasaran penerima saja,  namun kini program tersebut juga bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yaitu membantu daya beli terutama untuk kebutuhan sehari-hari akibat adanya pandemik Covid-19.(K-1)